Ledakan Petasan di Ponorogo

Petasan yang Meledak di Jambon Ponorogo Disiapkan Untuk Penerbangan Balon Udara Saat Idul Adha

Dari olah TKP, polisi menduga petasan yang meledak di Jambon Ponorogo, dipersiapkan untuk diterbangkan bersama balon udara saat Idul Adha

Editor: eben haezer
pramita kusumaningrum
Plastik besar yang disita polisi dari olah TKP kasus ledakan petasan di Jambon Ponorogo. Temuan ini memunculkan dugaan petasan disiapkan untuk diterbangkan bersama balon udara 

“Ada 2 orang dibawa ke rumah sakit,” ungkap Kepala Dusun (Kasun) Dukuh, Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Suparno, Rabu (15/5/2024).

Dia menjelaskan satu orang yang dibawa ke Hospitel Bantarangin, Alviano Dhimas Fahreza Arkha (14) telah dibawa pulang.

“Lukanya ringan sudah dibawa pulang,” kata Suparno ditemui di lokasi ledakan

Sedangkan satu korban atas nama Pesono Arya Ramadhani (15) masih dirawat intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo.

Remaja itu mengalami luka di bagian wajah, kepala dan punggung,

Menurutnya, yang meledak adalah serbuk mercon. “Memang katanya mau membuat mercon begitu. Entah gimana ceritanya,” pungkasnya.

Ini adalah insiden ledakan petasan kedua yang terjadi di Ponorogo dalam sepekan ini. 

Sebelumnya, ledakan petasan juga membuat empat remaja di desa Muneng, kecamatan Balong, Ponorogo, Senin (13/5/2024).

Petasan itu semula hendak diterbangkan bersama balon udara. 

Namun sebelum balon udara tanpa awak itu berhasil terbang, petasan meledak lebih dulu dan melukai empat remaja. 

Saat ini Polres Ponorogo telah mengamankan 15 orang yang diduga terlibat dalam kegiatan tersebut. 


Caption foto : Terbongkar, Serbuk Mercon Meledak di Ponorogo Untuk Bahan Terbangkan Balon Udara Tanpa Awak. Polisi Tunjukkan Balon Udara Tanpa Awak Yang Disita (Pramita Kusumaningrum/Tribunjatim.com)
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved