Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Harga Daging Ayam di Kabupaten Trenggalek Meroket Mencapai Rp 60 Ribu Per Kilogram

Harga daging ayam di Pasar Basah Trenggalek mencapai Rp 60 ribu perkilogram. Harga tersebut naik perlahan semenjak Hari Raya Idul Fitri 2024.

|
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: faridmukarrom
Sofyan Arif Candra
Harga daging ayam di Pasar Basah Trenggalek mencapai Rp 60 ribu perkilogram. Harga tersebut naik perlahan semenjak Hari Raya Idul Fitri 2024. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Harga daging ayam ras dan ayam potong di Pasar Basah Trenggalek merangkak naik, Minggu (12/5/2024).

Harga daging ayam ras di Pasar Basah Trenggalek mencapai Rp 55 ribu perkilogram. Harga tersebut naik perlahan semenjak Hari Raya Idul Fitri 2024.

"Hari Raya Idul Fitri harganya sekitar Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu perkilogram, setelah itu sedikit demi sedikit perlahan naik," kata pedagang ayam di Pasar Basah, Tugi, Minggu (12/5/2024).

Selain itu, harga Ayam Kedu juga mencapai Rp 60 ribu perkilogram. Sama dengan ayam ras, harga ayam Kedu mengalami tren kenaikan sedikit demi sedikit.

Baca juga: Truk Tanki BBM Ringsek Tabrak Pohon Juar di Jalan Nasional Watulimo Trenggalek, Begini Kondisi Sopir

"Hari Raya idul Fitri harganya masih Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu perkilogram. Setelah itu naik sedikit demi sedikit," lanjutnya.

Tugi sempat menanyakan ke peternak terkait naiknya harga daging ayam tersebut, penyebabnya karena harga pakan ayam yang naik.

Selain harga daging yang naik, pedagang mengaku kesulitan mendapatkan stok terutama Ayam Kedu. Tugi baru mendapatkan Ayam Kedu setelah menunggu tujuh hari.

Senada dengan Tugi, Pedagang Daging di Pasar Basah, Kitut menuturkan kenaikan harga daging ayam ini dikeluhkan oleh pelanggannya.

"Apalagi yang belanja untuk warung, mereka memilih yang potongannya kecil agar tidak rugi," kata Kitut.

Selain itu pembeli cenderung mengurangi belanjaan, jika biasanya pelanggannya belanja 5 kilogram mengurangi hingga 3 kilogram.

Kitut juga tidak berani mengambil margin keuntungan yang terlalu besar karena harga daging ayam yang ia jual sudah melambung dibandingkan sebelumnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved