Berita Terbaru Kota Malang
Cerita Ars Ramdha, Perajin Kostum Cosplay Superhero Asal Malang yang Produknya Tembus AS dan Eropa
Inilah cerita Ars Ramdha, perajin kostum cosplay Superhero asal Malang yang produksinya sudah tembus hingga AS dan Eropa
TRIBUNMATARAMAN.COM - Perajin Kostum Superhero, Ars Ramdha, sudah sejak 2009 menggeluti bisnis kreatif tersebut.
Kini, produk-produk kostum cosplay buatan pemuda asal kota Malang itu sudah tembus hingga Amerika Serikat dan Eropa. kostum
Ditemui di workshopnya di kawasan Perumahan Bulan Terang Utama (BTU), kecamatan Kedungkandang, kota Malang, Ramdha mengatakan, sejak 2007 sudah tertarik ikut membuat kostum cosplay.
"Tapi produksi sendiri mulai 2009," jelas alumunus Hubungan Internasional Universitas Brawijaya (UB) kota Malang, beberapa waktu lalu.
"Kan dulu awalnya saya ikut komunitas kostum dan akhirnya produksi sendiri. Lokasi workshop saya pindah-pindah dan terakhir di BTU milik sendiri," katanya.
Untuk melihat trend superhero yang sedang in, ia biasanya mengikuti film yang tayang. Biasanya setelah itu ada permintaan dari customer.
"Paling sering itu bikin kostum Power Rangers. Gak pernah mati. Yang pesen generasi tua. Yang dulu tidak punya uang sekarang punya jadi pesan," kata dia.
Terkait harga, ia menyebut tergantung pemesanannya. Ada yang memesan per bagian, bahkan penuh.
"Seperti helm superhero, bahannya juga beda-beda. Ada yang dari busa, 3D print dan resin. Jika bahan busa, harganya helm Rp 500 ribuan," tuturnya.
"Namun jika pesan kostum penuh bisa mencapai Rp 40 jutaan," lanjutnya.
Untuk proses pembuatan, dia mengaku tidak bisa cepat. Saat ini saja, ia masih megerjakan pesanan yang belum tergarap. Apabila ada pemesan baru, dia memastikan pesanan itu baru akan diproduksi pada 2025 mendatang.
"Kalau buat orang luar negeri, pemesanan cosplay biasanya buat Halloween. Tidak ada yang pesan model cosplay setan," jawab dia disambung tawa.
Di Asia, pelanggannya kebanyakan berasal dari Singapura. Untuk menjaring pelanggan di luar negeri tersebut, dia memanfaatkan medsos Instagram.
Dikatakan, perajin cosplay di Indonesia cukup banyak. Namun ia mengklaim memiiliki kelebihan pada update teknologinya. Seperti 3D, mesin laser. Hasilnya lebih detil.
Untuk pengerjaan produknya, ia dibantu tujuh karyawan. Adapun bahan yang harus selalu ada untuk produksi adalah busa dan resin. Terkait lisensi superhero, ia mengatakan tidak ada. Sebab ia hanya membuat berdasarkan pesanan. Bukan produksi massal dan ready stock.
Polinema Sukses Raih Akreditasi Unggul, Bangkit dari Penurunan dan Cetak Sejarah Baru |
![]() |
---|
Bus Tujuan Kota Malang Kini Wajib Turunkan Penumpang di Terminal Arjosari. Dilarang Ngetem di Luar |
![]() |
---|
Nekat Cabuli 2 Bocah, Seorang Kakek di Lowokwaru Malang Ditangkap Polisi |
![]() |
---|
Nongkrong di Kafe, Empat Pemuda di Kota Malang Harus Dibantu Damkar Untuk Keluar |
![]() |
---|
Pemotor Asal Kepanjen Tewas Terlindas Truk Damkar di Sukun Kota Malang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.