Berita Terbaru Kota Malang

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di BI Malang, Tersedia di Bank dan Kas Keliling

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang mulai membuka layanan penukaran uang baru pada momen Hari Raya Idul Fitri 2024. Simak jadwal dan lokasi

Editor: eben haezer
ist
Petugas menunjukkan uang baru di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang pada Selasa (19/3/2024). Pendistribusian uang baru pun mulai dilakukan ke sejumlah titik di wilayah Malang Raya, Kota Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang mulai membuka layanan penukaran uang baru pada momen Hari Raya Idul Fitri 2024.

Untuk di wilayah kantor kerja BI Malang, yang meliputi Malang Raya, kota/kabupaten Pasuruan dan Probolinggo ada 63 titik penukaran uang baru.

Jumlah tersebut terbagi di 42 Bank dan di sejumlah titik melalui program Serambi Kas Keliling BI Malang.

Proses penukaran uang baru itu dilakukan serentak mulai 1 April 2024 mendatang untuk di perbankan.

Sementara untuk kas keliling dimulai dari 19 Maret 2024 sampai 4 April 2024.

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru Melalui Kas Keliling di Malang Raya:

  1. Taman Wisata Wendit mulai 19-28 Maret 2024.
  2. Stadion Kanjuruhan mulai 20 Maret 2024 - 2 April 2024
  3. Pujasera Tawang Argo Lawang 26 Maret 2024 - 1 April 2024
  4. Alun-Alun Kota Batu pada 25 Maret 2024 - 3 April 2024.

Cara penukaran uang baru ini harus dilakukan melalui pendaftaran online di website pintar.bi.go.id.

Pemesanan secara online ini dilakukan mulai H-7 sampai H-1 pelaksanaan penukaran.

Proses pendaftaran pun hanya dilakukan mengunakan NIK KTP.

"Nantinya per orang ini akan mendapatkan jatah penukaran uang baru senilai Rp 3,8 Juta,"

"Harapannya ada pemerataan semua masyarakat agar bisa menikmati penukaran uang yang layak edar," Kepala BI Malang, Febrina pada Selasa (19/3/2024).

Pada tahun 2024 ini BI Malang telah menyiapkan Rp 4,69 Triliun uang baru.

Angka tersebut mengalami peningkatan 1,79 persen dari tahun 2023 lalu yang hanya Rp 4,6 Triliun.

Adanya peningkatan jumlah uang ini mempertimbangkan antusias dari masyarakat yang memesan penukaran uang baru pada tahun lalu.

"Naiknya itu mempertimbangkan realisasi di tahun lalu dan berapa uang yang kembali lagi ke BI itu berapa. Jumlah tersebut masih cukup ya untuk ditingkatkan," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved