Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Jelang Ramadhan, Civitas Hospitalia RSUD dr Iskak Tulungagung Ziarah ke Makam Para Mr X

Civitas Hospitalia RSUD dr Iskak Kabupaten Tulungagung menggelar ziarah kubur ke makam para Mr X yang pernah mereka rawat

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Plt Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Kasil Rokhmat mengawali ziarah kubur di area pemakaman Mr X. 

Area pemakaman sempat ditutup pada tahun 2015 karena penuh.

"Awal dibuka karena saat itu banyak korban kecelakaan yang tidak diketahui identitasnya," tutur Bogy.

Bupati  Tulungagung sempat mengeluarkan surat keputusan (SK) yang mengatur lokasi pemakaman Mr X.

Jenazah tanpa identitas tidak lagi dimakamkan di area pemakaman milik IKF RSUD Iskak, saat itu masih bernama Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IKF).

Jenazah Mr X wajib dimakamkan di desa lokasi penemuannya.

"Tapi ternyata SK ini sulit dilaksanakan. banyak pemerintah desa yang menolak dengan berbagai alasan," sambung Bogy.

Pada akhirnya area pemakaman ini kembali difungsikan.

Setiap temuan jenazah tanpa identitas kembali dimakamkan di area pemakaman khusus milik RSUD dr Iskak.

Pihak IKF juga memberi kesempatan jenazah untuk dipindahkan seandainya berhasil diidentifikasi.

"Pernah ada satu jenazah korban kecelakaan, akhirnya bisa dikenali pihak keluarga. Makamnya kemudian dipindah ke pemakaman tempat  keluarganya," ungkap Bogy.

Selain itu ada dua makam titipan pasien saat pandemi Covid-19.

Keduanya berasal dari luar wilayah dan meninggal saat kondisi pandemi Covid-19, sehingga tidak ada pengiriman jenazah.

Pihak keluarga lalu mempercayakan pemakaman ke RSUD dr Iskak.

"Kedua makam titipan ini ditandai karena identitasnya sudah jelas. Mereka juga kami anggap sebagai keluarga besar kami," tegas Bogy.

Secara rutin karyawan IKF membersihkan area makam Mr X ini agar tidak ditumbuhi rumput dan semak belukar.

Mereka juga rutin melakukan tabur bunga dan kirim doa kepada  arwah mereka.

Menurut Bogy, apa yang dilakukan para pegawai IKF ini bentuk kepedulian RSUD dr Iskak dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Mereka yang meninggal dunia tanpa identitas tetap kami makamkan dengan layak, dan makamnya kami rawat dengan baik," tandas Bogy.

(David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

     

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved