Berita Terbaru Kota Kediri

33.632 Warga Kota Kediri Mendapatkan Bantuan Pangan Cadangan Beras

Program bantuan pangan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) periode Februari 2024 kembali digulirkan di Kota Kediri. 

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
ist
Program bantuan pangan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) periode Februari 2024 kembali digulirkan di Kota Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Setelah sempat terhenti menjelang Pemilu, program bantuan pangan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) periode Februari 2024 kembali digulirkan di Kota Kediri. 

Jumlah Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kota Kediri pada tahap kedua ini tercatat 33.632 jiwa yang tersebar di 3 kecamatan. 

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri.

Kepala DKPP Kota Kediri M Ridwan menjelaskan, penyaluran bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional yang menugaskan Perum Bulog untuk ketersediaan beras. 

Sedangkan untuk distribusi, Perum Bulog menunjuk PT Yasa Artha Trimanunggal sebagai transporter untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga penerima bantuan pangan di Kota Kediri. 

“Kami menerjunkan tim yang tersebar di setiap kelurahan yang bertugas monitoring pelaksanaan  penyaluran bantuan pangan. Alhamdulillah meskipun ada sedikit kendala, namun  semua berjalan lancar,” jelas M Ridwan, Sabtu (24/2/2024).

Sementara data penerima bantuan berasal dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia. 

Untuk wilayah Kecamatan Kota, Ridwan merinci data jumlah penerima sebanyak 8.946 jiwa, wilayah Kecamatan Mojoroto sebanyak 11.893 jiwa dan Kecamatan Pesantren dengan jumlah 12.793 jiwa.

Setiap keluarga mendapatkan bantuan 10 kg beras medium dengan syarat pengambilan membawa undangan, KTP dan Kartu Keluarga.

Ridwan berharap pemberian bantuan beras ini tidak hanya meringankan beban masyarakat. Namun juga menstabilkan pasokan dan harga beras.

“Semoga bantuan pangan ini bermanfaat. Sekaligus dapat menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban pengeluaran bagi para penerima,” tutur Ridwan.

Sementara Jaminah, salah satu penerima bantuan pangan mengaku sangat bersyukur dan merasa senang mendapatkan bantuan beras. 

Apalagi saat ini harga beras dipasaran masih tinggi dikisaran Rp 16.000 per kg untuk kategori beras medium. 

“Alhamdulillah sangat merasa terbantu dengan adanya bantuan ini. Bantuan ini sangat bermanfaat dan saya gunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehingga mengurangi beban pengeluaran sehari hari,” ungkapnya.

(didik mashudi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved