Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Caleg Potensial Partai Golkar Dapil Tulungagung 6 Meninggal Kecelakaan Lalu Lintas

Caleg potensial dari Partai Golkar Tulugnagung meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas, Kamis (15/2/2024) sekitar pukul 20.00 WIB.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
ist
Suswanto, Caleg Partai Golkar di Tulungagung yang meninggal dunia karena kecelakaan. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Suswanto, calon anggota legislatif (Caleg) Kabupaten Tulungagung dari Partai Golkar meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas, Kamis (15/2/2024) sekitar pukul 20.00 WIB.

Suswanto adalah salah satu Caleg yang digadang-gadang bisa menembus persaingan di Dapil 6, yang meliputi Kecamatan Ngantru, Karangrejo dan Kauman.

Kecelakaan yang menewaskan Suswanto terjadi di Jalan Mayor Sujadi Tulungagung, tidak jauh dari SPBU Jepun.

“Kecelakaan terjadi antara dua sepeda motor dari arah berlawanan di Jalan Mayor Sujadi Tulungagung,” kelas Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Jodi Indrawan, Juma (16/2/2024).

Lanjut Jodi, awalnya Suswanto mengendarai sepeda motor Honda Vario B 3951 EWC sambil membonceng temannya, D, berjalan dari timur ke barat.

Sesampai di lokasi kejadian Suswanto bermaksud belok ke kanan atau ke arah utara, memotong lajur berlawanan.

Namun dari arah barat melaju sepeda motor Suzuki Satria AG 5106 RAC yang dikemudikan MB, warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol sambil membonceng temannya SH.

“Diduga saat itu pengemudi Honda Vario kurang memperhatikan kendaraan dari arah depan, sehingga terjadi kecelakaan,” sambung Jodi.

Tiga orang mengalami luka di bagian kepala dan dievakuasi ke IGD RSUD dr Iskak Tulungagung.

Suswanto akhirnya meninggal dunia dalam perawatan.

Suswanto saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung.

Dia juga tercatat sebagai Caleg nomor urut 1 Dapil Tulungagung 6.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung, Asrori, mengatakan sebelum kecelakaan korban ada di kantor partai.

Suswanto sempat pamit keluar sebentar untuk mencari makan.

“Mungkin beliau juga kelelahan karena sedang sibuk-sibuknya proses rekapitulasi suara. Kami bersama-sama melakukan pemantauan,” ujar Asrori.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved