Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Puluhan WBP Rutan Trenggalek Terancam Kehilangan Hak Pilih Karena Tak Punya E-KTP

Puluhan warga binaan rutan Trenggalek terancam tak bisa ikut nyoblos saat Pemilu 2024 karena tak memiliki KTP elektronik

Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: eben haezer
tribunmataraman/aflahul abidin
Perekaman data kependudukan untuk warga binaan Rutan Kelas IIB Trenggalek. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Setidaknya 90 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Trenggalek terancam tidak bisa menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilu 2024.

Pasalnya, mereka tidak bisa menunjukkan KTP EL ataupun dokumen identitas resmi lainnya sebagai syarat pindah pilih ke TPS Khusus di dalam Lapas yang telah disediakan oleh KPU.

Dari 419 WBP yang sudah masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) pada tahapan pindah pilih terdapat 114 WBP yang bebas sedangkan yang masuk lebih dari 200 WBP.

Baca juga: Jumlah Warga Binaan Bertambah, Logistik TPS Khusus Rutan Kelas IIB Trenggalek Diprediksi Kurang

"Dari 200 lebih orang itu, yang mampu mengumpulkan KTP El atau foto KTP EL hanya 113 orang, sedangkan yang lain tidak bisa," ucap Komisioner KPU Trenggalek, Muhammad Indra Setiawan, Sabtu (3/2/2024).

Indra menegaskan alur pindah pilih WBP adalah dengan menunjukan KTP EL atau KK (kartu keluarga), setelah itu petugas akan melakukan pemeriksaan NIK di portal cek DPT online.

Sepanjang WBP tersebut terdaftar sesuai TPS awal, maka yang bersangkutan bisa dilayani dengan bukti dukung surat dari kepala rutan.

"Kasus yang sering ditemukan teman-teman (WBP) di Rutan ini, adalah orang atas nama B dan NIK B ternyata setelah dicek di DPT on-line NIK tersebut dimiliki orang lain," ucap Indra.

"Untuk meminimalisasi hal itu agar tidak terjadi maladministrasi, ia (WBP) harus dipastikan punya KTP EL sesuai identitas dia," lanjutnya.

KPU sendiri masih menunggu sisa WBP yang belum bisa menunjukkan KTP EL hingga H-7 pemungutan suara atau tanggal 7 Februari 2024.

"Jika tetap tidak bisa (menunjukkan), kemungkinan besar tidak bisa memilih karena berhubungan juga dengan kuota logistik yang disediakan berdasarkan jumlah DPT," pungkasnya.

(sofyan arif candra/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved