Berita Terbaru Kabupaten Nganjuk

Faktor Alam Bisa Ganggu Pemilu 2024 di Nganjuk, KPU dan PLN Petakan Daerah Potensi Pemadaman Listrik

Faktor Alam Bisa Ganggu Pemilu di Kabupaten Nganjuk, KPU Bersama PLN Petakan Daerah Potensi Terjadi Pemadaman Listrik

Editor: Rendy Nicko
Ahmad Amru Muiz/ Tribun Mataraman
Ketua KPU Kabupaten Nganjuk, Pujiono SH 

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) petakan daerah rawan listrik padam saat coblosan Pemilu 2024. Hal itu untuk memastikan ketersediaan listrik PLN dalam kondisi normal sehingga tidak mengganggu pelaksanaan Pemilu.

Ketua KPU Kabupaten Nganjuk, Pujiono SH mengatakan, ada sejumlah titik lokasi TPS terutama di daerah pinggiran di wilayah Kabupaten Nganjuk yang rawan terjadi listrik padam. Baik itu karena gangguan alam ataupun gangguan teknis.

"Atas kerawanan tersebut kami telah berbicara dan berkoordinasi dengan PLN Nganjuk dalam menjamin ketersediaan listrik dan tidak padam," kata Pujiono, Minggu (14/1/2024).

Dijelaskan Pujiono, pihaknya memperkirakan dalam pelaksanaan coblosan Pemilu 2024 akan berlangsung hingga malam hari.

Terutama untuk proses penghitungan hasil Pemilu di TPS.

Dengan demikian dibutuhkan lampu penerangan yang baik untuk menjaga pelaksanaan Pemilu lancar tanpa kendala.

Disamping itu, dikatakan Pujiono, adanya sistem komputer dalam mendukung pelaksanaan Pemilu di setiap TPS mengharuskan daya listrik.

Apabila listrik padam dipastikan sistem komputer yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan coblosan di TPS akan mati.

"Makanya, listrik pada saat pelaksanaan coblosan Pemilu sangat dibutuhkan. Dan itu yang kami terus koordinasikan dengan PLN agar tidak terjadi gangguan," ucap Pujiono.

Memang, diakui Pujiono, terjadinya pemadaman listrik akibat gangguan dari alam saat coblosan Pemilu seperti adanya pohon tumbang sehingga memutus kabel listrik juga berupaya diantisipasi PLN.

Terutama di daerah pedesaan wilayah pegunungan yang seringkali terjadi listrik padam, terutama saat turun hujan deras dan sebagainya.

"Atas kondisi itupun telah kami petakan semuanya bersama PLN, dan semoga listrik dari PLN di semua TPS tidak ada pemadaman saat terjadi coblosan Pemilu. Kalaupun terpaksa ada pemadaman listrik maka bisa diantisipasi dengan penggunaan genset atau yang lainnya," tutur Pujiono.

(Achmad Amru Muiz/TribunMataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved