Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Nilai Investasi Trenggalek Capai Rp 542 Miliar, Angka Kemiskinan di Titik Terendah sejak Tahun 2017

Indikator kinerja Pemerintah Kabupaten Trenggalek selama 2023 menunjukkan tren yang positif. Mulai dari realisasi investasi hingga penurunan kemiskina

Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/sofyan arif candra
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin Pimpin pembahasan indikator makro bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Trenggalek 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Indikator kinerja Pemerintah Kabupaten Trenggalek selama 2023 menunjukkan tren yang positif.

Dalam pembahasan indikator makro bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Trenggalek, Pemkab tercatat mampu menurunkan angka kemiskinan dari 10,96 persen pada tahun 2022 menjadi 10,63 persen di tahun 2023.

Lalu indeks pembangunan manusia (IPM) naik dari 71,00 pada tahun 2022 menjadi 71,96 di tahun 2023.

Selain itu realisasi investasi juga naik signifikan dari angka Rp 361 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp 542 miliar di tahun 2023.

"Semua indikator kita positif, kita sempat ada kenaikan pengangguran cukup tinggi hingga 5,37 persen (di tahun 2022) sekarang sudah turun jadi 4,52 persen di tahun 2023," kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin ditemui di Gedung Bhawarasa, Pemkab Trenggalek, Selasa (9/1/2024).

Menurut Mas Ipin, sapaan akrabnya, angka partisipasi tenaga kerja perempuan juga meningkat, hal tersebut membuktikan program 5 ribu pengusaha perempuaan menunjukkan hasil yang konkret.

Semakin terserapnya tenaga kerja di Trenggalek juga meningkatkan kemapuan daya beli masyarakat yang berdampak pada meningkatnya IPM Kabupaten Trenggalek yang masuk dalam kategori tinggi.

"Secara umum kondisi ekonomi dan IPM kita cukup baik, bahkan kemiskinan kita paling rendah sejak tahun 2017," tambah Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Pada tahun 2021, angka kemiskinan Kabupaten Trenggalek sempat naik di angka 12,14 persen, lalu pada tahun 2022 turun menjadi 10,96 persen, pada tahun 2023 angka kemiskinan kembali turun ke angka 10,63 persen.

Sejumlah program yang dinilai suskes dalam menurunkan laju angka kemiskinan di Kabupaten Trenggalek adalah program Mening Deh (Makaryo Ning Desa, Hebat), lalu percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, serta Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (Gertak).

(sofyan arif candra/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved