Penyitaan Aset Crazy Rich Tulungagung
Warga yang Merasa Jadi Korban, Tunjukkan Polisi Aset-aset Bayue Walker Crazy Rich Tulungagung
Warga yang merasa jadi korban robot trading ATG di Tulungagung mulai menunjukkan ke polisi aset-aset yang dimiliki crazy rich Tulungagung Bayue Walker
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
Salah satunya Honda Civic yang dipakai untuk pengawalan setiap kali konvoi.
Mobil ini ada di depan sebagai pembuka jalan, sebelum di belakangnya berderet mobil-mobil mewah.
“Yang Civic itu sepertinya dipegang sama temannya. Karena dulu yang mengemudikan untuk pengawalan temannya itu,” sambung NY.
Bayu sempat menggelar syukuran karena baru membeli rumah mewah di Malang, satu lokasi dengan Wahyu Kenzo si Crazy Rich Surabaya.
Lalu ada juga sebuah toko tidak jauh dari alun-alun Kabupaten Trenggalek.
Bayu juga diketahui membelikan rumah untuk keluarganya.
“Warga tahu lah, di sini banyak yang jadi korban. Ikut robot trading, terus hilang duitnya. Makanya banyak yang pantai asetnya,” ungkap NY.
Sementara warga lain, ME mengaku salah satu yang menjadi korban robot trading Auto Trading Gold (ATG).
Awalnya ME mengaku tertarik setelah mendapat tawaran bergabung melalui ibu Bayu.
ME pun semakin mantap bergabung karena melihat kekayaan Bayu yang melonjak cepat.
“Saya melihat waktu itu dia pakai Ferrari, terus tidak lama ganti lagi jadi Lamborghini. Siapa yang tidak tergiur melihatnya?” kenangnya.
Dua tahun lalu ME bergabung dan membuka akun dengan deposit Rp 5.000.000.
Awalnya setiap hari ada pemasukan 2-3 US dollar di akunnya.
Karena tergiur, ME top up lagi menjadi Rp 15 juta.
“Setelah itu sulit diambil. Lalu benar-benar hilang setelah mencuat kasusnya Indra Kenz, karena ditutup sama pemerintah,” ungkapnya.
(David Yohanes/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.