Berita Blitar

Pencuri Berhasil Bobol Toko di Blitar dan Bawa Kabur Rokok Senilai Rp 200 Juta

Toko grosir di Kecamatan Selopuro, kabupaten Blitar, dibobol pencuri. Pelakunya berhasil membawa kabur rokok senilai Rp 200 juta.

Editor: eben haezer
ist
Polisi mendatangi toko grosir yang dibobol di Kecamatan Selopuro, kabupaten Blitar. Pelakunya berhasil membawa kabur rokok senilai Rp 200 juta 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sebuah toko grosir di desa Tegalrejo, kecamatan Selopuro, kabupaten Blitar, dibobol pencuri, Sabtu (21/1/2023) lalu. 

Pelakunya berhasil membawa kabur rokok di dalam toko senilai kira-kira Rp 200 juta. 

Namun hingga kini, polisi masih belum dapat petunjuk siapa pelakunya. 

Pelakunya sendiri telah mematikan 12 titik kamera CCTV sehingga aksinya tak terekam. 

"Kami masih menyelidikinya kok bisa ke-12 titik CCTV di toko itu bisa mati semua. Makanya, kami akan mencari CCTV lain (bukan CCTV yang di TKP) untuk dipakai mengenali pelakunya," kata AKP Liestyo Nugroho, Kapolsek Selopuro.

Toko yang dijarah pencuri menjelang liburan panjang kemarin itu alalah milik Bonawan (50).

Rumah korban sendiri berada di belakang tokonya itu.

"Cuma, yang dibawa kabur pencuri itu sepertinya hanya rokok namun nilainya bisa sebesar itu karena yang dicuri itu bukan rokok yang sudah dipajang dalam etalase melainkan masih dalam dos besar sehingga nilainya bisa mencapai puluhan juta," ungkapnya.

Karena CCTV dalam toko itu dimatikan oleh pelaku, maka juga belum bisa dipastikan jam berapa pencurian terjadi. 

Namun diperkirakan berlangsung dini hari afau sekitar pukul 02.00 WIB.

Kemudian, dari kerusakan di toko korban, data dianggap pelaku masuk lewat depan atau pintu besi harmonika setelah pelaku merusak kuncinya. Sebab, dua gemboknya rusak seperti bekas dibuka paksa dengan cara dipalu.

"Dugaan kami, pelaku mematikan meteran listrik di toko itu sehingga CCTV-nya langsung ikut mati," ujarnya.

"Meski rumah korban di belakang tokonya namun korban tak tahu kalau pelaku mematikan listrik toko karena beda meteran.  Kalau meterannya sama misalnya, pasti korbannya tahu kalau pelaku memadamkan listrik," ujanya.

Pelaku yang diduga beraksi tak sendirian itu juga diduga mengendarai mobil dan kabur ke arah Kecamatan Wlingi karena lebih mudah.

"Kalau sudah berada di Kecamatan Wlingi  agak sulit dipastikan ke mana kaburnya karena itu sudah banyak jakur yang bisa dilalui ke arah luar kota," paparnya.

(imam taufiq/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved