Berita Lamongan

Emak-emak di Lamongan Curhat ke Polisi, Cemas Tiap Malam Ada Penampakan Kuntilanak Naik Kereta

Emak-emak di Desa Made, Lamongan, menceritakan keresahan mereka kepada polisi. Mereka mengaku tiap malam ada penampakan kuntilanak naik kereta

Editor: eben haezer
ist
Warga menyampaikan uneg-unegnya dalam program Jumat Curhat di Desa Made, kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kemarin (6/1/2023) 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Program Jumat Curhat yang digeber polisi, dijadikan kesempatan oleh emak-emak di Desa Made, kecamatan Lamongan, kabupaten Lamongan, Jawa Timur, untuk menceritakan keresahan mereka. 

Kepada polisi, emak-emak itu menyebutkan hampir setiap malam, sekitar pukul 12 malam hingga pukul 1 dini hari, ada penampakan kuntilanak naik kereta kencana. 

Menurut warga bernama Vina (35), dalam satu bulan terakhir ini, warga Desa Made dihantui rasa ketakutan dengan penampakan kuntilanak naik kereta.

 "Menurut tetangga, kuntilanak  putih dan berkeliaran seperti sedang  naik kereta dengan suara klintingan (lonceng), " kata Vina.

Kuntilanak itu, kata Vina hampir setiap malam menampakkan diri yang membuat bulu kuduk berdiri dan memicu ketakutan, khususnya ibu-ibu.

Tanpa jeda, emak-emak yang lainnya juga menyampaikan bahwa keberadaan kuntilanak tersebut sering membayangi warga.

Sekitar 5 emak-emak ini menyampaikan hal yang sama dengan didorong semangat agar polisi melakukan upaya untuk patroli.

"Akibatnya masyarakat, utamanya ibu takut saat hendak keluar malam, " seloroh emak-emak lainnya.

Mereka berharap polisi (Polsek Kota) rutin melakukan patroli di wilayah perumahan pada malam hari.

Kapolsek Lamongan Kota, AKP Fadelan menanggapi curhatan warga perumahaan saat acara Jumat Curhat digelar menyampaikan terimakasih atas semua masukan dan saran masyarakat Made 

"Untuk menangkap (kuntilanak), saya tidak bisa. Tapi nanti anggota Polsek akan melakukan patroli rutin di lingkungan perumahan warga, " kata Fadelan.
 
Dengan patroli, kata Fadelan akan membawa rasa aman, nyaman bagi warga. Ia berharap apa yang disampaikan emak-emak tersebut tidak sampai berdampak psikologis bagi warga.

Semua akan merasakan rasa aman dan nyaman dengan kehadiran polisi di tengah-tengah warga.

(Hanif Manshuri/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved