Berita Nganjuk

51 Desa di Nganjuk Dapat Penghargaan Karena Tata Kelola Keuangan yang Baik

51 desa di Nganjuk mendapat penghargaan karena akuntabel, transparan, dan sehat dalam tata kelola keuangan. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi (tengah) serahkan anugerah penghargaan kepada Pemdes yang telah mengelola keuangan desa secara WTP.  

TRIBUNMATARAMAN.CO - Sebanyak 51 Desa di Kabupaten Nganjuk mendapat Anugerah Tata Kelola Keuangan Desa Wajar Tanpa Pengecualian dan Berprestasi.

Penghargaan diberikan karena 51 desa tersebut dinilai sudah akuntabel, transparan, dan sehat dalam tata kelola keuangan. 

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, atas nama Pemkab Nganjuk pihaknya sangat mengapresiasi desa yang menerima penghargaan.

Pemberian penghargaan tata pengelolaan keuangan desa itu sendiri sebagai bentuk dorongan kepada Pemdes agar terus meningkatkan pengelolaan keuangan menjadi semakin baik.

"Anugerah Tata Kelola keuangan Desa WTP ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah atas keberhasilan tata kelola keuangan Desa," kata Marhaen Djumadi, Kamis (24/11/2022).

Dijelaskan Marhaen Djumadi, ada tiga indikator dalam penilaiaan tata kelola keuangan. Diantaranya sesuai kriteria dalam MCP KPK. Kemudian WTP Kabupaten yang mana indikator penilaiannya atas tata kelola keuangan desa tersebut.

"Alhamdulillah atas tata kelola keuangan desa tersebut, Kabupaten Nganjuk lima kali bertutut-turut juga menerima penghargaan WTP dari Pemerintah Pusat," ucap Marhaen Djumadi.

Sementara Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Mokhamad Yasin mengatakan, kegiatan tersebut terselenggara untuk mendukung visi-misi Kepala Daerah (Bupati) dalam mewujudkan program mbangun deso noto kutho.

Selain itu, kegiatan tersebut sebagai upaya pemerintah dalam menilai tata kelola keuangan desa yang sesuai dengan ketentuan.

"Langkah ini sebagai motivasi desa agar memiliki kepatuhan dalam mengelola tata kelola keuangan desa," kata Yasin.

Dijelasksan Yasin, kegiatan penganugrahan tahun 2022 merupakan penyelenggaraan tahun ketiga.

Proses penilaian tata kelola keuangan desa ini dilaksanakan oleh pemeriksa Audit dan P2 UPD Inpektorat Daerah secara obtyektif dan profesiaonal. Penilaian dilaksanakan oleh APIP mulai bulan Januari sampai dengan April 2022.

Adapun indikator penilaiannya, yakni untuk tahap perencanaan 30 persen, tahap pelaksanaan 33 persen, tahap penata usahaan 12 persen, tahap laporan 7 persen dan tahap penanggung jawaban 18 persen

"Untuk hadiah penghargaannya, kategori Nindya sebesar 100 juta (rupiah), kategori Madya sebesar 75 juta rupiah dan kategori Pratama 50 juta rupiah," tutur Yasin.

(Achmad Amru Muiz/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved