Tragedi Kanjuruhan

Shin Tae-Young Ancam Muncur Bila Iwan Bule Mundur Dari PSSI, Di Twitter Trending Tagar #STYOut

Pelatih Timnas, Shin Tae-yong menyatakan bakal mundur dari kursi pelatih apabila Ketua Umum PSSI, Iwan Bule mundur. Di Twitter trending #STYout.

Editor: eben haezer
PSSI
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong atau STY, menyatakan bakal mundur dari kursi pelatih apabila Ketua Umum PSSI, Iwan Bule mundur.

Iwan Bule sendiri sampai sekarang terus mendapat desakan untuk mundur dari jabatan ketua umum PSSI karena dianggap turut bertanggungjawab terhadap tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan Aremania. 

Baca juga: Shin Tae-yong Tak Panggil Pemain PSIS untuk Timnas U20 Indonesia, Persib Bandung Sumbang 2 Pemain

Pernyataan mengejutkan ini disampaikan salah satu pelatih yang sukses menangani Timnas Garuda tersebut, melalui unggahannya di Instagram.

Berikut pernyataan lengkap STY:

Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari 2 anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga korban.

Saya ingin memberikan harapan kepada semua orang Indonesia yang tersakiti karena tragedi kali ini walaupun dukungan saya tidak dapat menjadi kekuatan yang besar bagi keluarga korban. Cara saya untuk memberi harapan adalah memberikan hasil baik dengan berprestasi di sepak bola yang masyarakat sukai."

Seseorang yang sangat mencintai sepakbola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI. Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri. Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka saya pun juga memiliki kesalahan yang sama.

Kita adalah 1 tim. Sepak bola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus, bukan juga hanya staf pelatih saja yang bagus, kita bisa mencapai kesuksesan ketika semuanya menjadi satu tim mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, official, semua karyawan federasi termasuk Ketua Umum.

Itulah filosofi sepakbola saya. Sepakbola adalah salah satu olahraga yang tidak akan bisa menang dengan hanya 1 orang saja yang bagus kinerja kerjanya. Saya dengan masyarakat Indonesia dapat mengembangkan sepakbola Indonesia bersama setelah saya datang ke Indonesia pada tahun 2020. Ini adalah prestasi atau hasil yang dibuat oleh para pemain, fans dan Ketua Umum PSSI yang memilih saya.

Sangat disayangkan nyatanya semua tanggung jawab dialihkan kepada Ketua Umum. Beliau telah mengembangkan sepakbola Indonesia secara keseluruhan. Pasti bisa juga mengatasi keadaan ini dengan baik. Saya pun akan berusaha lebih keras agar sepakbola Indonesia lebih maju lagi.

Sebagai penutup, sekali lagi saya ingin mengucapkan bahwa saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban, keluarga korban dan seluruh masyarakat Indonesia.

#STYOut Trending di Twitter

Pernyataan Shin Tae-young ini pun menimbulkan reaksi beragam di media sosial.

Bahkan di media sosial Twitter, tagar #STYout jadi trending saat artikel ini ditulis.

Sebagian warganet yang menggunakan tagar ini menganggap tak keberatan apabila STY mundur dari kursi pelatih Timnas Garuda demi Ketua Umum PSSI, Iwan Bule.

Namun ada juga yang merespon positif pernyataan Shin Tae-young dan menganggapnya sebagai budaya ksatria, karena berani mengundurkan diri padahal tidak terlibat langsung.

Bagaimana pendapat anda?

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved