Tragedi Kanjuruhan

Pesan Keras Ketua Panpel Arema ke PSSI: 'Jangan Cuci Tangan!'

Tersangka tragedi Stadion Kanjuruhan, Abdul Haris yang menjabat sebagai Ketua Panpel Arema FC, memberikan pesan keras kepada PSSI. 

Editor: eben haezer
suryamalang/dya ayu
Ketua Panpel Arema FC yang telah jadi tersangka Tragedi Kanjuruhan, Abdul Haris 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Tersangka tragedi Stadion Kanjuruhan, Abdul Haris yang menjabat sebagai Ketua Panpel Arema FC, memberikan pesan keras kepada PSSI

Ia menilai seharusnya tragedi itu juga menjadi tanggung jawab PSSI, tidak hanya menjadi tanggung jawab Panpel dan Direktur PT LIB yang kini juga dijadikan tersangka.

“Kalau saya dijadikan tersangka, saya menerima. Saya ikhlas tanggung jawab ini saya pikul, atas nama kemanusiaan saya takut siksa Alloh daripada siksa dunia. Tidak apa apa kalau memang ini takdir dan musibah yang saya hadapi,” kata Abdul Haris, Jumat (7/10/2022) lalu.

Baca juga: Jadi Tersangka, Ketua Panpel Arema FC Sebut Ada Oknum yang Sengaja Menutup Pintu 13. Buktinya CCTV

Baca juga: Ketua Panpel Arema FC Bandingkan Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan Dengan Tragedi Tahun 2018

“Tapi jangan ketika ada kegagalan dilimpahkan kepada ketua Panpel. Janganlah berbahagia di atas penderitaan kesedihan kami. Saya sangat respek pada otoritas dan operator pertandingan bola di Indonesia. Tapi saya mengetuk hati nurani semua, karena sepak bola itu jiwa sportivitas. Jangan berlindung di balik regulasi, bapak-bapak (PSSI) lepas, cuci tangan,” tambahnya.

Lebih lanjut Haris meminta pertanggung jawaban PSSI yang juga memberikan izin terlaksananya pertandingan Derbi Jatim, Arema FC Vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) lalu.

“Secara moral saya tanggung jawab, saya sportif, ini kesalahan saya karena sebagai Panpel tidak bisa menyelamatkan dan melindungi suporter. Saya disanksi seumur hidup tidak masalah. Saya ikhlas karena resiko sosial yang harus saya tanggung. Tapi perlu diketahui, verifikasi dari PSSI tolong juga dipertanyakan hingga pertandingan itu bisa berjalan. Apa sih yang menjadi tugas kita masing-masing,” jelasnya.

(dya ayu/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved