Berita Tulungagung

Terdampak Kekeringan, Warga Pakisrejo Tulungagung Harus ke Sungai Untuk Mencari Air Bersih

Demi mendapat air bersih, warga Desa Pakisrejo di Tulungagung yang tiap tahun langganan kekeringan, harus rela ke sungai demi mendapatkan air bersih

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Warga Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung mengisi tempat penampungan dengan air bersih bantuan Polres Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Desa Pakisrejo di Kecamatan Tanggunggunung, kabupaten Tulungagung selalu menjadi desa pertama yang mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau.

Tahun 2022 ini seharusnya desa ini sudah lepas dari kondisi kekurangan air, setelah dibuatkan sumur bor yang tersambung dengan sistem Himpunan Penduduk Pengguna Air Minum (HIPAM).

Namun ternyata terjadi kerusakan pada pompa pengisap, sehingga desa di pegunungan selatan Tulungagung ini tetap kekurangan air bersih.

"Ini tahun pertama penggunaan sumur bor itu. Tapi ternyata rusak, tidak berfungsi," ujar seorang warga Dusun Jatirejo, Desa Pakisrejo  bernama Wairin (64).

Baca juga: Kapolres Tulungagung Mengirim 12 Tangki Air Bersih Untuk 4 Desa Terdampak Kekeringan

Sudah satu bulan lamanya warga Desa ini kesulitan mendapatkan air bersih untuk konsumsi.

Wairin mengaku harus pergi ke sungai sejauh satu kilometer untuk mendapat air.

Selain untuk mengambil air minum dan memasak, warga juga mandi di sungai ini.

"Air yang diambil khusus untuk masak dan air minum. Kalau mau mandi ya di sungai," ucapnya.

Setiap hari Wairin membutuhkan 60 liter air bersih untuk keluarganya yang berisi 5 orang.

Wairin membawa tiga jeriken kapasitas 20 liter ke sungai, untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved