Berita Trenggalek

Pemkab Trenggalek Tiru Cara Pemprov Jatim Menekan Inflasi Akibat Kenaikan Harga BBM

Pemkab Trenggalek akan meniru cara Pemprov Jatim untuk menekan inflasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman/aflahul abidin
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pemkab Trenggalek akan meniru cara Pemprov Jatim untuk menekan inflasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM.

Pemprov telah meluncurkan berbagai program bantuan sosial untuk mengendalikan inflasi beberapa waktu lalu.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang sempat hadir dalam kegiatan peluncuran itu mengatakan, cara pemprov untuk menekan inflasi layak ditiru.

"Itu cara yang sangat baik menurut saya, dan bisa ditiru oleh seluruh kabupaten. Termasuk Kabupaten Trenggalek," kata Mas Ipin, sapaan akrabnya.

Mas Ipin mengatakan, penyaluran bantuan sosial untuk warga Trenggalek sudah mulai dijalankan. Bantuan itu berasal dari beberapa program. Baik bersumber APBD maupun APBN.

Selain itu, kata Mas Ipin, pemkab juga akan menyisihkan 2 persen dari dana transfer untuk memperluas bantalan sosial bagi masyarakat terdampak kenaikan harga BBM.

Bantuan itu nantinya akan menyasar para petani, tukang ojek, dan pekerja sektor lain yang selama ini bergantung pada BBM.

Ia menjelaskan, pengalokasian 2 persen dana tersebut merujuk pada peraturan menteri perekonomian.

"Bahwa kami diminta untuk mengantarkan 2 persen kegiatan untuk subsidi dari APBD digunakan untuk penanggulangan inflasi," katanya.

Mas Ipin berharap, berbagai program bantalan sosial akan membantu masyarakat Trenggalek.

"Harapan kami itu akan mampu mengendalikan inflasi, dan juga mendorong ekonomi masyarakat untuk tetap tumbuh," sambung dia.

(Aflahul Abidin/tribunmataraman.com)

 


Foto: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved