Berita Tulungagung

Pasar Hewan Tulungagung  Dibuka Kembali, Harga Sapi Merangkak Naik Hingga Rp 2 Juta

Pemkab Tulungagung kembali membuka Pasar Hewan Terpadu (PHT) pada pasaran Pahing, Minggu (18/9/2022).

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Petugas Disnak Keswan memeriksa seekor sapi yang dijual di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung. 

Daroini harus mendatangkan sapi dari luar kota untuk dipelihara dan dijual di Tulungagung.

"Sebelum membeli sapi dari luar, kami tanya apakah sudah divaksin. Jika belum kami vaksin lebih dulu," ujar Daroini.

Namun saat ini Daroini belum bisa mengirim sapi dari Tulungagung ke luar kota.

Karena itu ia berharap bantuan pemerintah, untuk memfasilitasi para pedagang.

Seperti membantu memenuhi persyaratan yang ditetapkan bagi pedagang, agar bisa mengirim sapi ke daerah lain. 

Sementara Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan), Tutus Sumaryani Subekti, mengatakan perdagangan masih dibatasi.

PHT hanya difokuskan untuk ternak dari dalam wilayah Tulungagung saja.

Hal ini sebagai upaya antisipasi, agar PMK tidak merebak lagi di Tulungagung.

Sementara sapi asli Tulungagung relatif sudah terlindungi, karena capaian vaksinasi yang tinggi.

"Dari 187.000 yang ditargetkan, kami sudah mencapai 167.000 dosis," ungkapnya.

Pembatasan ini untuk mencegah jangan sampai ada sapi belum tervaksin masuk dari luar wilayah. 

Sebab sapi-sapi itu berpotensi membawa virus PMK dari tempat asalnya. 

Satgas PMK Kabupaten Tulungagung juga memberlakukan check point untuk hewan ternak yang masuk.

"Sebelum masuk PHT juga diberlakukan disinfeksi oleh petugas untuk mencegah masuknya virus PMK," pungkas Tutus.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved