Berita Tulungagung

BKPSDM Tulungagung Mendata Lebih 7.000 Pegawai Non-ASN, Untuk Diangkat?

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung telah mendata sekitar 7.600 pegawai non-ASN. Apa tujuannya?

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Kepala BKPSDM Tulungagung, Soeroto. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung telah mendata sekitar 7.600 pegawai non-ASN. 

Pendataan ini sesuai dengan perintah Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). 

Kemenpan RB memberi batas waktu penyerahan data ini pada 31 September 2022.

"Jika tidak melapor sampai batas waktu itu, maka daerah dianggap tidak mempunyai tenaga Non-ASN," terang  Kepala  BKPSDM Tulungagung, Soeroto.

Baca juga: Presiden Jokowi Lantik Azwar Anas jadi MenpanRB Pagi Ini? Megawati Sudah Serahkan Nama Calon Menteri

Pendataan ini meliputi semua pegawai di luar PNS dan PPPK, mulai dari sopir, Satpam, petugas kebersihan, hingga guru dan staf lain. 

Dari data yang terkumpul lalu divalidasi lagi sesuai kriteria yang ditetapkan Kemenpan RB. 

Seperti pada 31 Desember 2021, SK honorer harus sudah berusia satu tahun.

Selain pada pada 31 Desember 2021 pegawai honorer itu juga harus sudah berusia 20 tahun.

Usia pegawai  honorer di atas 60 tahun juga dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Dari jumlah yang terdata, sejauh ini  sekitar 400 orang di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved