Berita Tulungagung
4 Tahun Lebih BPNT Warga Tulungagung Dinikmati Orang Lain, Setelah Terungkap Diminta Ikhlas
Lebih dari 4 tahun, bantuan yang harus diterima Sukatmi, warga Tulungagung, dinikmati orang lain tanpa sepengetahuannya. Kini diminta ikhlas
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Sukatmi (51) warga Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung harus gigit jari.
Sebab ibu tiga anak ini sejatinya mendapatkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sejak 2018.
Namun bantuan sembako ini ternyata justru dinikmati oleh orang lain.
Kini setelah Sukatmi menuntut haknya, ia diminta untuk mengiklaskan semua.
"Kalau satu sampai enam bulan saya bisa ikhlas. Tapi ini empat tahun lebih, saya ingin hak saya diberikan," ucap Sukatmi, saat ditemui di rumahnya.
Sukatmi berkisah, selama ini dirinya tidak tahu jika namanya termasuk yang dapat alokasi BPNT.
Semua terungkap setelah ada pergantian Ketua RT di lingkungannya.
Ketua RT baru ini lalu membagikan daftar penerima BPNT kepada warganya, untuk diperiksa.
"Pak RT bilang, tolong dicek siapa tahu ada nama warganya yang masuk. Ternyata nama saya ada di daftar penerima," sambungnya.
Nama Sukatmi muncul di nomor urut 117 dan 229.
Setelah dicocokkan, Nomor Induk Kependudukan (NIK) Sukatmi sama persis di urutan ke-229.
Sukatmi lalu mempertanyakan data ini ke Modin kelurahan.
Oleh Modin, Sukatmi diarahkan ke Kantor Kelurahan pada Senin (15/8/2022) kemarin.
Pihak kelurahan menjelaskan, bantuan atas namanya sudah dicairkan.
Sukatmi kemudian diarahkan ke pendamping Bansos kelurahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/4-tahun-BPNT-dinikmati-orang-lain.jpg)