Berita Tulungagung

Jamasan Tombak Kiai Upas, Bupati Tulungagung Akan Kembalikan Tombak Pusaka ke Wisma Kanjengan

Pemkab Tulungagung kembali menggelar jamasan (pencucian) pusaka Kanjeng Jimat Kiai Upas di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan daerah.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Proses jamasan tombak pusaka Kanjeng Jimat Kiai Upas di Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung kembali menggelar jamasan (pencucian) pusaka Kanjeng Jimat Kiai Upas, Jumat (12/8/2022) di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan daerah.

Proses dimulai dengan penyerahan air yang dipakai untuk mencuci pusaka milik Kabupaten Tulungagung ini.

Sembilan sumber air itu berasal dari tirto panguripan Goa Tritis Gunung Budheg, sumber sirah, air belik tengah, air belik buntut, air tempuran (pertemuan sungai), air gothehan (kubangan), air kelapa, deresan randu dan deresan pisang.

Pusaka berbentuk tombak ini lalu dikeluarkan dari tempat penyimpanan, oleh bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Jamasan ini sudah menjadi agenda budaya tahunan di Kabupaten Tulungagung.

Pusaka ini sebelumnya menjadi milik Keluarga Pringgokusuman, sebelum diserahkan ke Kabupaten.

Menurut Bupati, pusaka akan dikembalikan ke Kanjengan, tempat penyimpanan pusaka terdahulu.

Kanjengan merupakan rumah milik keluarga Pringgokusuman, yang dilengkapi pendopo dan tempat penyimpanan pusaka. 

"Kami mau kembalikan tombak pusaka Kanjeng Jimat Kiai Upas ini ke Kanjengan," terangnya.

Namun terlebih dulu Pemkab akan membeli Wisma Kanjengan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved