Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Kumpulkan Semua Kendaraan Dinas Untuk Diperiksa Keberadaan dan Kondisinya

Pemkab Nganjuk mendata aset kendaraan dinas untuk mencegah terjadinya korupsi atas pengelolaan barang milik daerah

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi melakukan pengecekan dokumen kendaraan dinas Pemkab Nganjuk dalam rangka inventarisasi dan pengecekan kondisi fisik kendaraan dinas. 

TRIBUNMATARAMAN.co | NGANJUK - Pemerintah Kabupaten Nganjuk mendata aset kendaraan dinas untuk mencegah terjadinya korupsi atas pengelolaan barang milik daerah, sesuai rekomendasi koordinasi, supervisi dan pencegahan (Korsupgah) KPK RI.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi menjelaskan, kendaraan dinas perlu diamankan dari kemungkinan terjadinya perbuatan korupsi.

Caranya dengan melakukan inventarisasi operasional dan perorangan, serta memeriksa secara fisik keberadaan maupun kondisinya.

"Tujuan utama diselenggarakan apel kendaraan dinas ini untuk mencegah adanya penyalahgunaan fasilitas kantor yang melanggar peraturan, sehingga perlu ada inventarisasi dan mengecek keberadaan kendaraan dinas," kata Marhaen Djumadi

"Ini wujud komitmen kami bersama dalam menjunjung akuntabilitas, transparansi dan profesional dalam pengelolaan pemerintahan. Tidak sekedar slogan," ucap Marhaen Djumadi.

Marhaen Djumadi mengingatkan para pemegang kendaraan dinas agar berhati-hati menggunakan kendaraan dinas.  

"Tolong dirawat dan dipelihara dengan baik. Cek betul kondisi dan kelengkapan kendaraan. Pilih spare part yang bagus, untuk keamanan dan keselamatan diri kita," ujar Marhaen Djumadi.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nganjuk, Kartimah mengatakan, apel kendaraan dinas tersebut diikuti oleh seluruh perangkat daerah di Kabupaten Nganjuk.

Dengan apel kendaraan dinas itu dapat memperjelas keberadaan seluruh aset bergerak milik Pemkab Nganjuk. Dan itu juga sebagai dasar laporan aset Pemkab Nganjuk kepada KPK RI.

"Makanya, kita melaksanakan pengecekan dan memastikan keberadaan kendaraan dinas itu ada secara fisiknya. Mulai dari roda dua, roda tiga, roda empat dan roda enam sebagai aset milik Pemkab Nganjuk," kata Kartimah.

Dalam pengecekan kendaraan dinas Pemkab Nganjuk, menurut Kartimah, selain diperiksa secara fisik juga diperiksa kelengkapan administrasi kendaraan dinas. Baik STNK maupun pajaknya. Termasuk kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk serta Forkopimda Nganjuk juga dilakukan pemeriksaan.

Pemkab Nganjuk berharap kepada seluruh pemegang kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Nganjuk baik Kepala OPD maupun pejabat lainnya dapat memastikan kendaraan dinas di instansinya dalam kondisi baik dan ada secara fisik.

"Artinya, kendaraan dinas itu tidak dipindah tangankan. Karena kendaraan dinas merupakan aset yang harus dipelihara," tutur Kartimah.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved