Sabtu, 25 April 2026

Kecelakaan Maut Cibubur

UPDATE 9 Daftar Nama Korban Kecelakaan Maut Cibubur yang Berhasil Diidentifikasi DVI Polri

Update 9 daftar nama kecelakaan maut Cibubur yang terjadi pada Senin 18 Juli 2022 hingga tewaskan 11 orang

Editor: faridmukarrom
Tribunnews
Kecelakaan Maut Truk Tangki Pertamina 

"Sudah puluhan kali, tapi ini yang terparah," tuturnya.

Sementara itu, sopir angkot Kampung Rambutan-Cileungsi bernama Dedi (36), juga menceritakan detik-detik Kecelakaan Maut di Cibubur ini.

Dedi mengaku panik. Sedangkan para penumpang berteriak dan melompat dari angkot yang disopiri Dedi.

Sebanyak 12 penumpang angkot yang disopiri Dedi selamat dari kecelakaan maut di Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi itu.

"Ini masih deg-degan, masih panik. Tadi teriak-teriak," kata Dedi dikutip dari video TribunJakarta.com.

Dedi mengatakan angkot yang disopirinya berada paling depan dalam kecelakaan tersebut.

"Saya yang paling depan, lalu ada mobil Avanza, mobil tentara dan minyak (truk tangki Pertamina)," kata Dedi.

Angkot yang disopiri Dedi pun mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang.

Ia mengaku masih mengalami syok akibat kecelakan maut tersebut. 

"Penumpang pada lompat lalu kabur. Saya hanya duduk di trotoar lalu videoin," imbuhnya.

Diwartakan TribunJakarta.com, jenazah para korban tiba di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati secara bertahap pada Senin (18/7/2022) pukul 18.00 WIB menggunakan sejumlah ambulans.

Kecelakaan Maut Truk Tangki Pertamina
Kecelakaan Maut Truk Tangki Pertamina (Tribunnews)

Sejumlah anggota TNI berpakaian dinas pun turut mendampingi rekan mereka yang termasuk korban tewas kecelakaan lalu lintas hingga ruang Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Arif Wahyono mengatakan hingga pukul 18.58 WIB tercatat sudah sembilan jenazah yang dibawa ke Instalasi Forensik untuk diidentifikasi.

"Mohon berapa laki-laki, berapa perempuan saya belum bisa jelaskan karena pada saat ini kami belum melakukan pemeriksaan," kata Arif di RS Polri Kramat Jati, Senin (18/7/2022) malam.

Dia menyebut bila dilihat dari kantong jenazah yang datang para korban diperkirakan berusia dewasa, namun untuk kepastian membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Pihaknya mengimbau para keluarga korban kecelakaan segera datang ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi dan pengambilan jenazah sebelum terjadi proses pembusukan.

Dari mereka juga kita perlu sidik jari dan segala macam," ujar Arif.

Sidik jari tersebut untuk keperluan identifikasi tim dokter forensik dengan mencocokkan data antemortem (sebelum kematian) dengan postmortem (setelah kematian).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved