Baku tembak antarajudan

Luka Brigadir Yosua Setelah Ditembak Atau Sebelum Ditembak, Ini yang Diungkap Kuasa Hukum Almarhum

"Nah pertanyaannya, hancurnya jari dan luka lainnya itu setelah ditembak atau sebelum ditembak?," tutur Kamarudin.

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Anas Miftakhudin
Keluarga Brigpol Nopryansah Yosua Korban Penembakan di Jakarta Keluarga Brigpol Nopryansah Yosua Korban Penembakan di Jakarta (TRIBUNJAMBI.COM/ARYO TONDANG) 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Serangkaian kejanggalan kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang dikabarkan tewas dalam baku tembak antarajudan di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambi dibeber kuasa hukum keluarga korban, Kamarudin Simanjuntak.

Fakta tersebut diungkap melalui diskusi di akun Youtube, Sabtu (16/7/2022).

Video yang diunggah, Kamarudin mengungkapkan di beberapa bagian tubuh Brigadir J terdapat bekas pukulan hingga jahitan.

Di bawah tangan ada luka robek diduga akibat benda tajam yang mengenai bagian bawah tangannya.

Kejanggalan lain juga disebutkan pada bagian kaki korban. Kakinya mengalami luka robek seperti di bawah tangan.

Padahal kalau tewas mengenakan seragam dinas, korban memakai kaos kaki.

"Diduga lukanya karena pedang atau sangkur," katanya dalam Youtube yang diunggah Jaya Inspirasi.

Kamarudin juga membeber luka yang diderita di bagian lain pada tubuh Yosua.

Misalnya di bawah telinga ada luka robek sekira 10 cm atau sejengkal orang dewasa.

Luka di bagian bawah telinga itu tak lurus karena sudah dijahit oleh dokter yang menangani setelah Yosua tewas dibunuh.

Lubang telinga mengalami bengkak dan juga rahangnya bergeser.

Namun Kamarudin tidak tahu apakah itu karena senjata tajam atau pukulan.

"Atau popor (bagian bawah) senjata laras panjang, kemudian di bawah ketiak juga ada luka," ucapnya.

Namun ia tak mengetahui secara pasti, juga ada dugaan luka tembak yang menyerempet ke bagian bawah ketiak.

Bagian dagu dekat leher korban juga ada luka jahitan cukup panjang sekira 12 cm dan terlihat jelas.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved