Berita Nganjuk

Satpol PP Nganjuk Amankan Anak yang Disuruh Mengemis Oleh Ibunya, Sang Ibu Hanya Duduk Melihat

Satpol PP Nganjuk mengamankan anak-anak yang disuruh mengemis oleh ibunya. Saat si anak mengemis, ibunya duduk-duduk saja melihat dari jauh

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Satpol PP Kabupaten Nganjuk mengamankan anak-anak yang disuruh mengemis oleh ibunya. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Satpol PP kabupaten Nganjuk menggelar operasi ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) dengan sasaran anak jalanan, pengemis, dan pengamen.

"Keberadaan para pengemis dan pengamen terutama yang ada di perempatan jalan sejumlah Kota di Kabupaten Nganjuk dirasakan sudah meresahkan warga sekitar, makanya kami lakukan operasi ketentraman," kata Sutikno, kemarin.

Dijelaskan Sutikno, dalam operasi ketentraman yang digelar di Kota Warujayeng Tanjungangom misalnya, petugas Satpol PP telah mengamankan para pengamen dan pengemis yang umumnya merupakan anak-anak.

Kata dia, sebelumnya Satpol PP Nganjuk menerima laporan dari masyarakat yang menduga terjadi eksploitasi terhadap anak oleh orangtuanya. 

"Kami lakukan razia kepada mereka saat sedang meminta-minta. Dan memprihatinkan, anak tersebut dipekerjakan mengemis itu oleh orangtuanya sendiri. Dimana ibunya hanya duduk dan mengawasi, sedangkan Anak kandungnya disuruh mengemis. Mereka terdiri dari anak perempuan usia 14 tahun dan anak laki-laki usia 7 tahun, dan ibunya usia 43 tahun,” ucap Sutikno.

Pengemis usia anak dan ibunya itupun, ungkap Sutikno, setelah terjaring razia trantibum langsung dibawa ke kantor Satpol PP Pemkab Nganjuk untuk dilakukan pendataan.

Selanjutnya ibu dari para pengemis usia anak itupun dilakukan pembinaan lebih lanjut berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Nganjuk.

Untuk itu, tambah Sutikno, dengan adanya penertiban yang dilakukan tersebut pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk tidak segan-segan melaporkan kejadian darurat terkait Trantibum pada Command Center Kabupaten Nganjuk melalui nomor telepon atau WhatsApp 081131181001 atau aplikasi 'Wadul Kang Marhaen'.

"Tentunya Satpol PP akan berupaya melakukan respon cepat setiap pengaduan ataupun pelaporan terkait Trantibum yang masuk ke "Wadul Kang Marhaen," tutur Sutikno. 

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved