Berita Nganjuk

Pasar Hewan Warujayeng di Nganjuk Kembali Dibuka, Petugas Langsung Lakukan Pemantauan

Pasar hewan Warujayeng  di kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk kembali dibuka menjelang hari raya Idul Adha. Petugas langsung lakukan pemantauan

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Petugas kesehatan hewan didampingi jajaran Kepolisian melakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang akan dijual pedagang di pasar Hewan Warujayeng yang kembali dibuka menjelang Idul Adha.    

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Pasar hewan Warujayeng  di kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk kembali dibuka menjelang hari raya Idul Adha.

Sebelumnya pasar ni sempat ditutup untuk mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kapolsek Warujayeng, Kompol Masherly Sutrisno menjelaskan, setelah Pasar Hewan Warujayeng kembali dibuka, pihaknya bersama instansi terkait, yakni Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Forkopimcam langsung melakukan pemantauan.

"Pemantauan bersama dilakukan untuk melokalisir penjualan hewan ternak dan pengendalian penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan," kata Masherly Sutrisno didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Minggu (26/6/2022).

Dikatakan Masherly Sutrisno, untuk setiap hewan ternak yang diperdagangkan di Pasar Hewan Warujayeng terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan atau petugas yang berkompeten, termasuk pemeriksaan data hewan ternak untuk mengetahui kesehatan hewan serta memastikan bahwa hewan-hewan itu tidak berasal dari luar daerah.

"Kami hanya melakukan pendampingan kepada para petugas kesehatan hewan di lapangan agar kegiatan pemantauan serta pengetatan aktivitas Pasar Hewan dapat berjalan lancar," ujar Masherly Sutrisno.

Sebelumnya Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan stok hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Nganjuk sudah mendukupi.

"Yang pasti, hewan ternak untuk kurban harus sehat dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Silakan bagi warga yang meminta surat sehat untuk ternaknya bisa ke Dinas Pertanian," kata Marhaen Djumadi.

Marhaen Djumadi telah meminta Dinas Pertanian untuk memantu masyarakat dalam mendapatkan kartu sehat bagi ternak dengan melalui serangkaian pemeriksaan pada ternak tersebut. Dengan demikian hewan yang diperuntukkan sebagai hewan kurban betul-betul sehat dan aman dikonsumsi manusia.

"Dan kami optimis di Kabupaten Nganjuk tidak akan ada persoalan terkait stok hewan kurban. Silakan warga yang membutuhkan hewan untuk kurban juga bisa meminta informasi ke Dinas Pertanian dimana saja lokasi mendapatkan hewan kurban yang sehat dan aman," tutur Marhaen Djumadi.

 

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved