Senin, 8 Juni 2026

Kasidah Nasida Ria

Kiprah Grup Kasidah Nasida Ria yang Mengawali dari Rebana Hingga Tiga Kali Tampil di Jerman

Nasida Ria memenangi beberapa penghargaan, termasuk dari PWI pada tahun 1989. Lagu "Perdamaian", ditulis Masruri, sering ditayangkan di stasiun radio.

Tayang:
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Anas Miftakhudin

Sementara itu, dilansir dari laman Wikipedia, Nasida Ria adalah sebuah band kasidah modern Indonesia.

Personelnya terdiri dari 9 wanita dari Semarang, Jawa Tengah. Rien Jamain, Hamidah, Nurjanah, Nadhiroh, Afuwah, Nurhayati, Sofiyatun, Thowiyah, Uswatun Khasanah, Titik Mukaromah, Nazla Zain, Alfiatul.

Nasida Ria dibentuk di Semarang, Jawa Tengah pada tahun 1975 oleh HM Zain, seorang guru qira'at.

Zain sebelumnya berpengalaman dengan kelompok campur Assabab. Zain mengumpulkan sembilan siswinya untuk menjadi band: Mudrikah Zain, Mutoharoh, Rien Jamain, Umi Kholifah, Musyarofah, Nunung, Alfiyah, Kudriyah, dan Nur Ain.

Grup ini awalnya hanya menggunakan rebana sebagai alat musik.

Wali kota Semarang Iman Soeparto Tjakrajoeda, yang juga merupakan penggemar mereka, menyumbangkan suatu organ untuk membantu Nasida Ria, dan juga memperlancar pelajaran musik mereka.

Mereka kemudian hari mendapatkan gitar bas, biola, dan gitar.

Album debut Nasida Ria, Alabaladil Makabul, dibuat tiga tahun kemudian dan dipasarkan oleh Ira Puspita Records.

Lagu yang didendangkan berdasarkan dakwah dan menarik ilham dari musik Arab.

Tiga album Nasida Ria berikutnya menggunakan tema yang sama dan banyak berbahasa Arab.

Setelah saran dari kyai Ahmad Buchori Masruri bahwa lagu mereka akan lebih efektif jika semuanya berbahasa Indonesia.

Akhirnya gaya Nasida Ria diubah; Masruri juga menulis lagu untuk mereka dengan nama samaran Abu Ali Haidar.

Gaya Nasida Ria yang baru ternyata popular, dengan beberapa lagu mereka seperti "Pengantin Baru", "Tahun 2000", "Jilbab Putih", "Anakku", dan "Kota Santri", banyak diputar di radio, baik di pedesaan maupun kota.

Mereka juga muncul di telivisi nasional dan melakukan tur di seluruh Indonesia.

Bersamaan meledaknya album, Nasida Ria mengadakan konser di Malaysia untuk merayakan Tahun Baru Islam pada tanggal 1 Muharram.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved