Berita Nganjuk

Tak Ingin Ujian SIM Jadi Momok, Polres Nganjuk Geber Program Cermat SIM

Tak ingin ujian praktik mendapatkan SIM menjadi momok, Polres Nganjuk menggeber program Cermat SIM.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Proses pembuatan tempat latihan berkendara bagi warga di salah satu Kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Ini sebagai inovasi program Satlantas Polres Nganjuk dalam memberikan kemudahan bagi warga agar lolos ujian praktek permohonan SIM.   

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Satlantas Polres Nganjuk telah meluncurkan program Cermat (Cerdas Mahir Ujian Teori dan Praktek) surat izin mengemudi.

Program ini digeber untuk memberikan kemudahan bagi warga yang ingin mempersiapkan diri jelang ujian demi mendapatkan Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP Indra Budi Wibowo mengatakan, dengan program Cermat tersebut menjadikan tingkat kelulusan warga pencari SIM baru yang diterapkan dalam ujian SIM bahkan mencapai 82,08 persen.

"Dengan Program Cermat SIM dapat memudahkan masyarakat yang ingin meningkatkan pengetahuan serta kompetensi mengendarai kendaraan sebelum mengikuti ujian teori dan praktik SIM. Persentase kelulusan dari program tersebut setidaknya delapan peserta dari tiap 10 peserta bisa langsung lulus dalam ujian SIM," kata Indra Wibowo, Rabu (25/5/2022).

Dijelaskan Indra Budi, tingginya tingkat kelulusan tersebut tidak lepas dari pelatihan yang diberikan kepada pemohon SIM dalam program Cermat. Baik mengenai teori berlalu lintas hingga latihan praktik membawa kendaraan.

"Dengan demikian, opini ujian SIM sebagai momok yang menakutkan dari sebagian masyarakat bisa dihilangkan. Karena dengan berlatih, uji praktik SIM tidak lagi menakutkan dan bisa dilewati dengan baik,”  ucap Indra Budi.

Kata Indra, Cermat SIM Satpas Polres Nganjuk merupakan pengembangan dari program LUPS (Les Uji Praktik SIM).

Dalam program Cermat SIM, masyarakat pemohon SIM tak perlu jauh-jauh datang ke Satpas Polres Nganjuk untuk berlatih teori maupun praktik berkendara. Karena warga bia melakukan latihan di berbagai lapangan latihan uji praktik yang dibangun Polres Nganjuk.

"Sampai kini sudah ada 10 lapangan latihan uji praktik yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan berkendara sebelum mengikuti ujian SIM. Ke depan, kami ingin di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Nganjuk sidah memiliki setidaknya satu lapangan latihan berkendara,” tandas Indra Budi.

Dan target membangun setidaknya 20 lapangan latihan berkendara tersebut, menurut Indra Budi, tidak lepas dari permintaan masyarakat yang disampaikan kepada Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang melalui program Wayahe Lapor Kapolres. Dimana antusiasme warga tersebut menjadi indikator sederhana betapa program Cermat SIM diterima dengan baik oleh masyarakat.

"Akses masyarakat atas pelayanan kepolisian terkait pembuatan SIM menjadi lebih mudah dijangkau, berkualitas, serta merata dengan program Cermat SIM. Ini sejalan dengan misi dari Bapak Kapolri agar institusi kepolisian mewujudkan pelayanan publik yang prima," ujar Indra Budi.

Ke depan, tambah Indra Budi, pihaknya juga akan memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas dan petugas polsek sebagai instruktur bagi masyarakat peserta program Cermat SIM.

"Itulah sebabnya sekarang ini kami juga fokus melaksanakan latihan dan peningkatan kemampuan melalui program Polisi Belajar Polres Nganjuk agar semua jajaran Kepolisian nanti bisa memberikan pelatihan SIM dengan baik kepada masyarakat," tutur Indra Budi didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto.

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved