Berita Persik Kediri

20 Tahun Belum Direnovasi, Stadion Brawijaya Kediri Ternyata Pernah Dikritik Pelatih Paul Munster

Inilah profil Stadion Brawijaya Kediri yang belum pernah direnovasi Pemkot sejak tahun 20 tahun lalu. 

Editor: faridmukarrom
Istimewa
Kondisi Stadion Brawijaya Kediri Jawa Timur 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Inilah profil Stadion Brawijaya Kediri yang belum pernah direnovasi Pemkot sejak tahun 20 tahun lalu. 

Diketahui Stadion Brawijaya adalah sebuah stadion sepak bola di Kota Kediri, Jawa Timur, yang menjadi markas klub sepak bola Persik Kediri.

Stadion Brawijaya dibangun pada tahun 1983, dan pernah mendapatkan pembenahan pada tahun 2000.

Stadion Brawijaya memiliki kapasitas 20.000 penonton.

Stadion ini merupakan stadion yang sudah cukup tua dan perlu mendapatkan pembenahan pada beberapa bagian.

Dikutip dari Tribunnewswiki, Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengaku heran dengan Stadion Brawijaya, Kediri, yang bisa dipakai setelah lolos verifikasi untuk menggelar laga-laga Liga 1 2020.

Munster melihat kekurangan-kekurangan dari Stadion Brawijaya setelah ia dan para pemain Bhayangkara FC melakukan uji coba lapangan.

Kanan Taman Brantas Kota Kediri dan Kiri Stadion Brawijaya Kota Kediri yang memprihatinkan
Kanan Taman Brantas Kota Kediri dan Kiri Stadion Brawijaya Kota Kediri yang memprihatinkan (Istimewa)

Mantan pelatih Timnas Vanuatu itu melihat banyak lubang ataupun permukaan rumput yang rusak di berbagai sudut lapangan.

Tidak hanya itu, beberapa bagian rumput Stadion Brawijaya juga sudah terlihat coklat karena sudah mati. Bagi Munster, situasi ini tidak bagus buat sepakbola Indonesia. (2)

Pemkot Kediri telah menyiapkan dana sebesar Rp1 miliar khusus untuk perbaikan Stadion Brawijaya Kediri sebagai homebase Persik.

Menurut Walikota Kediri Samsul Ashar, dana perbaikan Stadion Brawijaya sudah diparkir dan siap dicairkan untuk renovasi.

Dana tersebut sudah disetujui lewat PAK APBD Kota Kediri lalu.

“Ada beberapa fasilitas stadion yang harus dibenahi. Misalnya pagar pembatas penonton, ruang ganti pemain, dan lampu penerangan lapangan. Soal lampu, ada belasan yang putus dan harus beli baru. Dana sudah siap, tinggal belanja saja. Karena terbentur waktu antara tender dengan jadwal verifikasi yang mepet, kami belum bisa melaksanakan. Tapi kami akan beri jaminan ke PT LI saat kick-off LSI nanti semua sudah siap pakai,” tutur Samsul Ashar yang juga Ketua Umum Persik itu. (3)

Stadion ini memiliki beberapa kekurangan seperti pada rumput, lampu stadion, tribun, dan ruang ganti.

Halaman
123
Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved