Berita Nganjuk

Tabrakan Truk Vs Pikap di Nganjuk, Penumpang Bak Pikap Tewas

Kecelakaan adu muka antara truck dengan pickup terjadi di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Penumpang bak pikap tewas.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Mobil Pickup Daihatsu Grandmax terlibat kecelakaan adu muka dengan truck dari arah berlawanan diduga akibat sopir mengantuk. (Ist) 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Kecelakaan adu muka antara truck dengan pickup terjadi di jalan umum Desa Ngangkatan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

Akibatnya salah satu penumpang pickup di bak belakang terbuka meninggal dunia.

Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk, Iptu Sugino menjelaskan, kecelakaan itu berawal dari mobil pickup Daihatsu Grandmax nopol AE 8547 GC yang disopiri Sutrisno (59) warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun berjalan dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.

Sampai di lokasi, diduga sopir mengantuk sehingga pikap oleng dan melaju terlalu ke kanan. 

Pada saat bersamaan melaju dari arah barat ke timur truck mitsubishi nopol W 9496 E yang dikemudikan Nurul Erfan Pradanang (270 warga Desa Jintel, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

"Karena jarak terlalu dekat sehingga terjadinya benturan adu muka sebelah kanan antara pickup dan truck tersebut tidak terhindarkan," kata Sugino, Selasa (5//2022).

Dalam kecelakaan tersebut, ungkap Sugino, kedua sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami luka ringan. Namun satu orang penumpang pickup, Bayu Susilo (27) Warga Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun yang ada di bak belakang dan sedang tiduran mengalami luka serius di kepala akibat terbentur bak pickup.

Unit Satlantas Polres Nganjuk yang datang ke lokasi kejadian, menurut Sugino, langsung mengevakuasi korban ke RSUD Nganjuk untuk dilakukan perawatan. Akan tetapi, karena menderita luka serius di kepala hingga akhirnya nyawa Bayu Susilo tidak tertolong dan meninggal dunia di Rumah Sakit.

"Saat ini kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan dan sejumlah saksi sedang diminta keterangan untuk proses lebih lanjut," ujar Sugino.

Dan dari kejadian kecelakaan tersebut, tambah Sugino, disimpulkan sementara diduga karena kendaraan Daihatsu Grandmax Nopol AE 8547 GC yang dikendarai  Sutrisno diduga dalam kondisi mengantuk saat mengemudikan kendaraan, sehingga kurang berhati-hati dan kosentarasi berjalan terlalu ke kanan dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Dari kejadian tersebut diperkirakan kerugian materi mencapai sekitar Rp 5 juta," tutur Sugino. (aru/Achmad Amru Muiz) 

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved