Pembunuhan Rejotangan Tulungagung

Geger Geden Tulungangung: Sebelum Ada Pembunuhan, Pihak Desa Sempat Mediasi Konflik Tanuri & Robiyah

Pihak perangkat desa Tenggong Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung ungkap setidaknya tiga kali menjembatani mediasi Tanuri dan Robiyah.

Penulis: David Yohanes | Editor: faridmukarrom
David Yohanes
Polisi melakukan olah TKP dalam kasus Pembunuhan di Rejotangan Tulungagung 

Laporan Wartawan David Yohanes

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Pihak perangkat desa Tenggong Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung ungkap setidaknya tiga kali menjembatani mediasi Tanuri dan Robiyah

Menurut Kepala Desa Tenggong Saji, jika pasangan ini diketahui sudah bebera kali berkonflik.

Hingga akhirnya pihak desa menjembatani mediasi konflik pasangan itu. 

Bahkan menurut Saji, jika  pasangan ini sudah pisah ranjang sekitar tujuh tahun lalu.

Personel Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung mengumpulkan barang bukti.
Personel Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung mengumpulkan barang bukti. (David Yohanes)

Robiyah memilih membuat rumah sendiri, meski tidak jauh dari rumah lamanya bersama Tanuri.

Saji menjelaskan jika konflik pasangan ini diketahui berasal dari masalah jual tanah. 

Baca juga: Polisi Segera Periksa Kejiwaan Tanuri, Suami yang Bunuh Istrinya Sendiri di Rejotangan Tulungagung

Tanuri berniat menjual tanah, namun tidak disetujui istrinya Robiyah

Hingga akhirnya pada Selasa malam (29/3/2022) terjadi pertengkaran hebat antara Robiyah dan Tanuri

Pertengkaran ini kemudian mengakibatkan Robiyah tewas ditangan Tanuri. 

Polisi melakukan olah TKP di rumah korban di Dusun Krajan, Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.
Polisi melakukan olah TKP di rumah korban di Dusun Krajan, Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung. (David Yohanes)

Pihak kepolisian selanjutnya amankan Tanuri tanpa melakukan perlawanan. 

Dihadapan penyidik, Tanuri mengaku tak ada niat membunuh istrinya. 

"Pengakuan tersangka, kepala korban membentur lantai saat terjatuh. Dia membantah membentur-benturkan kepala istrinya ke lantai," ujar Hery Poerwanto Kapolsek Rejotangan.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Tunggal Tanuri Bantah Sengaja Habisi Nyawa Istrinya di Rejotangan Tulungagung

Untuk memastikan penyebab kematian Robiyah, polisi akan melakukan autopsi.

Hasil autopsi diharapkan bisa memastikan luka apa saja yang dialami korban.

Termasuk dugaan jeratan di area laher.

"Nanti yang memastikan dokter yang melakukan autopsi. Kami masih menunggu hasilnya," pungkas Hery.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved