Mafia Minyak Goreng

Ada Mafia yang Bermain dalam Kisruh Minyak Goreng, Menteri Perdagangan Akui Tak Bisa Lawan

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi akhirnya akui tak bisa lawan Mafia Minyak Goreng.

Penulis: Farid Mukarom | Editor: faridmukarrom
Surya/Bobby Constantine Koloway dan Ilustrasi Sososk Misterius Tribunn Batam
Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi memastikan stok minyak goreng di Pasar Tambahrejo Surabaya 

"Karena ini sifat manusia yang rakus dan jahat. Kita punya datanya (pelaku penyimpangan) sekarang lagi diperiksa polisi, Satgas Pangan tapi keadannya sudah menjadi sangat kritis dan ketegangan yang mendesak. Kita mesti bersama-sama melawan mafia ini," papar Lutfi.

Mendadak Minyak Goreng Muncul Pasca HET Dicabut

Sementara itu minyak goreng kembali melimpah usai Pemerintah menghapus HET Minyak Goreng (harga eceran tertinggi).

Seperti yang terjadi salah satu Supermarket di Tuban Jawa Timur.

Affan Arif Operasional Bravo Supermarket Tuban,mengatakan tidak tahu banyak mengenai ketersediaan minyak pada distribusi tataran atas. Kalau untuk stok di Bravo sendiri saat ini aman.

Kendati saat pemberlakuan harga subsidi minyak goreng dibatasi, namun masih tersedia.

"Saat ini sudah tidak berlaku harga subsidi, per kemarin. Stok aman," ungkapnya, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Kebijakan HET Minyak Goreng Dicabut, Stok Minyak Goreng di Swalayan Langsung Melimpah

Sementara itu, Asisten Manager Supermarket Samudra, Imam Wahyudi menerangkan, untuk minyak goreng kemasan sudah tidak lagi harga subsidi, sejak Rabu kemarin.

Sedangkan untuk ketersediaan minyak saat ini aman dan tidak berlaku pembatasan pembelian.

Masyarakat juga banyak yang belum tahu, jika harga sudah tidak lagi subsidi. Sehingga beberapa orang ada yang balik saat mau beli minyak goreng.

"Untuk stok aman, kendati belum banyak merk yang tersedia," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved