Berita Kediri
Banjir di Grogol Kediri Sebabkan Petani Terancam Gagal Panen
Banjir di kecamatan Grogol, kabupaten kediri terancam mengalami gagal panen gara-gara banjir
Penulis: Farid Mukarom | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Petani di Desa Gambyok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri khawatir gagal panen usai banjir menerjang area persawahan sejak Kamis (20/1/2022).
Seperti yang dialami oleh Nanang Eko Cahyono yang memiliki sawah sekitar 1,5 hektar menyampaikan, jika banjir tak kunjung surut, maka bisa dipastikan ia akan gagal panen.
"Kalau tiga sampai empat hari belum surut kemungkinan tanaman akan gagal panen," ujarnya Jumat (21/1/2022).
Menurut Cahyono, jusia padi rata - rata di area persawahan terdampak banjir adalah 20 sampai 30 hari.
"Kurang lebih nunggu sampai 60 hingga 70 hari lagi biar bisa panen," jelasnya.
Sementara itu, area sawah yang terdampak banjir, menurut Cahyono bisa mencapai 10 hektare.
"Tahun lalu pernah banjir, tetapi tidak separah saat ini. Kemungkinan banjir ini karena tanggul jebol dari arah barat, sehingga air masuk ke sini," tutur Cahyono Petani Desa Gambyok.
Baca juga: Proyek Bandara Kediri Dituding Jadi Penyebab Banjri di Kecamatan Grogol
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Petani-di-Grogol-terancam-gagal-panen-karena-banjir.jpg)