Breaking News:

Berita Trenggalek

Sejak Pandemi Ada 15.000 Karyawan Hotel di Jatim Dirumahkan

PHRI Jatim memprakirakan, ada sekitar 20 persen hotel di Jatim yang pindah kepemilikan dalam dua tahun terakhir.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Anas Miftakhudin
TribunMataraman.com/aflahul abidin
Ilustrasi protokol kesehatan di hotel saat pandemi. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK – Pandemi Covid-19 yang sudah berjalan hampir 2 tahun membuat banyak sektor terganggu. Termasuk sektor bisnis perhotelan.

Sejak pandemi, jumlah karyawan yang dirumahkan mencapai sekitar 15 ribu orang.

Para pengusaha hotel terpaksa merumahkan pekerjanya akibat okumpansi yang merosot.

Demikian disampaikan Ketua Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur Dwi Cahyono, saat menghadiri pelantikan pengurus PHRI Trenggalek, Jumat (17/12/2021).

Dwi mengatakan, anjloknya okupansi hotel selama pandemi juga berdampak pada sektor pendukung perhotelan.

Seperti UMKM-UMKM yang biasa menyuplai kebutuhan hotel. Dwi memprakirakan, total pekerja terdampak dari sektor perhotelan dan turunannya mencapai 60 ribu orang.

“Kira-kira tinggal dikalikan empat saja, dengan pekerja di hotel yang terdampak,” ujar Dwi.

Tak hanya merumahkan pekerja, banyak pemilik hotel yang juga menjual propertinya akibat kondisi ekonomi yang sulit selama pandemi.

PHRI Jatim memprakirakan, ada sekitar 20 persen hotel di Jatim yang pindah kepemilikan dalam dua tahun terakhir.

“Supaya bisnisnya tetap selamat, pemilik-pemilik hotel ini memilih untuk menjualnya ke pihak lain,” sambung Dwi.

Dwi mengatakan, okupansi hotel di Jawa Timur merosot drastis selama pandemi. Kondisi kasus Covid-19 dan kebijakan daerah mempengaruhi besaran okupansi.

Namun apabila dirata-rata, okupansi selama pandemi hanya berkisar di angka 10 persen.

“Lebih parah lagi di daerah pinggiran. Ada yang sampai 6 persen saja okupansinya rata-rata,” sambung dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved