Breaking News:

Berita Tulungagung

Penyelidikan Kasus Narkoba di Tulungagung Mentok, Bandar Besar Menggunakan Teknik Rantai Terputus

Upaya pengungkapan kasus peredaran narkotika di Tulungagung kerap terkendala karena pelaku utamanya yang ternyata berada di dalam lapas.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Kejaksaan Negeri Tulungagung memusnahkan barang bukti peredaran gelap narkotika. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Satreskoba Polres Tulungagung setiap bulan rata-rata mengungkap 7 hingga 8 perkara terkait narkotika. 

Menurut Kasat Reskoba Polres Tulungagung, Iptu Didik Riyanto, proses pengembangan perkaranya selalu mengalami kendal

"Setiap kali ada kasus yang diungkap, kami selalu mengembangkan ke jaringan di atasnya maupun ke bawahnya," keluh Didik.

Pelaku mengendalikan jaringannya dengan menggunakan alat komunikasi.

Ia biasanya memerintahkan anak buahnya mengirim barang dengan cara diranjau.

Barang diletakkan di tempat tersembunyi dan ditinggalkan, lalu akan diambil oleh pembelinya.

"Masalahnya, pengendali utama ini tidak bersentuhan langsung dengan barangnya. Dia hanya memerintah orang untuk bertransaksi dan mengirim barang," terang Didik.

Didik mengaku pernah mengantongi nomor telepon yang dipakai pengendali ini.

Namun setelah dilacak dan melakukan "profiling", data nomor yang digunakan tidak sama dengan identitas aslinya.

Dengan demikian pihaknya tidak bisa melakukan penangkapan langsung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved