Breaking News:

Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Masih Berupaya Dapatkan Izin Tempat dan Bantuan Rumah Relokasi Korban Tanah Longsor

Hingga kini, warga korban tanah longsor di Dusun Selopuro Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk belum dapat direlokasi ke tempat baru.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Kondisi salah satu rumah yang masih tersisa di lokasi tanah longsor di Dusun Selopuro Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. 

TRIBUNMATARAMAN.com | NGANJUK - Hingga kini, warga korban tanah longsor di Dusun Selopuro Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk belum dapat direlokasi ke tempat baru. Para korban tanah longsor yang terjadi pada 14 Februari 2021 sampai saat ini masih menumpang ditempat saudarnya setelah rumahnya tertimbun tanah longsor.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, meski belum mendapat tempat relokasi sampai sekarang para korban tanah longsor tetap mendapat bantuan dari Pemkab Nganjuk sebesar Rp 500 ribu setiap bulan sebagai biaya sewa rumah dan bantuan paket sembako.

"Semua warga korban tetap mendapat haknya seperti biasa, dan tidak ada perubahan," kata H Marhaen Djumadi, Rabu (17/11/2021).

Dijelaskan Marhaen Djumadi, Pemkab Nganjuk sampai sekarang masih terus berupaya untuk bisa secepatnya merelokasi rumah warga korban tanah longsor. Karena ternyata proses perizinan tempat relokasi rumah warga korban tanah longsor cukup sulit di Pemerintah Pusat. Bahkan, Pemkab Nganjuk terus bergerilya dan berkoordinasi dengan BNPB, Kemensos, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk bisa segera melakukan relokasi warga korban tanah longsor.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved