Tanah Longsor di Tulungagung
Tebing Longsor Memutus Jalan Antar Dusun di Desa Geger Tulungagung
Sebuah tebing longsor di Dusun Ngrejeng, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
Ringkasan Berita:
- Sebuah tebing longsor di Dusun Ngrejeng, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, sekitar pukul 13.45 WIB, Sabtu (3/4/2026).
- Longsor menyebabkan jalan penghubung Dusun Ngrejeng dan Dusun Turi tertutup total.
- Panjang jalan yang tertutup sekitar 20 meter, ketebalan material longsor sekitar 3 meter, dan lebar jalan sekitar 4 meter.
- Sedangkan tebing yang longsor setinggi kira-kira 20 meter
TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Sebuah tebing longsor di Dusun Ngrejeng, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, sekitar pukul 13.45 WIB, Sabtu (3/4/2026).
Longsor menyebabkan jalan penghubung Dusun Ngrejeng dan Dusun Turi tertutup total.
Panjang jalan yang tertutup sekitar 20 meter, ketebalan material longsor sekitar 3 meter, dan lebar jalan sekitar 4 meter.
Sedangkan tebing yang longsor setinggi kira-kira 20 meter.
“Malam ini kami datangkan alat berat ke lokasi. Pembersihan dilakukan besok pagi, karena bahaya kalau dikerjakan malam,” jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji.
Sebelumnya di kawasan desa ini turun hujan deras selama 2 hari berturut-turut.
Diduga karena akumulasi air hujan, tebing menjadi rapuh dan akhirnya longsor.
Longsor terjadi saat tidak sedang turun hujan, dan saat tidak ada warga yang melintas di jalan.
“Setelah terjadi longsor baru terjadi hujan deras. Jadi dimungkinkan longsor terjadi karena dampak hujan deras hari-hari sebelumnya,” tambahnya.
Warga tidak berani menyingkirkan material longsor, karena tebing di atasnya masih rawan.
Dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan, sehingga membahayakan warga jika dikerjakan manual.
Lokasi longsor ini jauh dari permukiman sehingga tidak mengganggu rumah warga.
Namun di bagian atas tebing ada kandang ternak kambing yang nyaris ikut longsor.
“Untuk saat ini masih relatif aman, karena cukup jauh dari rumah-rumah warga,” tegasnya.
Sehari sebelumnya, Kamis (2/4/2026) terjadi tanah longsor di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo.
Baca juga: 96 Personel Amankan Ibadah Jumat Agung di 24 Gereja di Trenggalek
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Jalan-penghubung-antar-Dusun-tertutup-longsor-di-Sendang-Tulungagung.jpg)