Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung
40 Persen Warga Tulungagung Pilih Bayar Pajak Kendaraan Secara Daring
40 persen warga Kabupaten Tulungagung memilih membayar pajak kendaraan bermotor lewat fasilitas daring (online)
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
Ringkasan Berita:
- 40 persen warga Kabupaten Tulungagung memilih membayar pajak kendaraan bermotor lewat fasilitas daring (online).
- Hal ini diketahui dari data pembayaran pajak tahun 2025, di UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Tulungagung, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur.
- Data 2025, jumlah kendaraan bermotor 475.642 unit dengan potensi pendapatan Rp 106,239 miliar
TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - 40 persen warga Kabupaten Tulungagung memilih membayar pajak kendaraan bermotor lewat fasilitas daring (online).
Hal ini diketahui dari data pembayaran pajak tahun 2025, di UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Tulungagung, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur.
Data 2025, jumlah kendaraan bermotor 475.642 unit dengan potensi pendapatan Rp 106,239 miliar.
Dari jumlah kendaraan bermotor itu, 415.011 unit yang membayar pajak, atau sekitar 87 persen.
“Data pembayaran pajak kendaraan bermotor tahun 2025, hampir 40 persen memilih secara daring,” jelas Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Tulungagung, Bapenda Jawa Timur, Gemilang Yudha.
Lanjut Yudha, banyak kanal yang bisa dimanfaatkan untuk membayar pajak kendaraan bermotor secara daring.
Salah satu yang umum dikenal adalah Samsat Digital Nasional (Signal).
Kemudian ada e-Samsat Jatim, mobile banking Bank Jatim, Tokopedia, dan aplikasi e-wallet (dompet digital) seperti LinkAja, serta Go-Pay.
Selain itu pembayaran bisa memanfaatkan gerai Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Kantor Pos, Samsat BUMDes, dan koperasi.
“Kami menjalin kerja sama dengan BUMDes dan koperasi yang membuka layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Layanan ini juga banyak diakses warga,” sambungnya.
Baca juga: Nama Calon Ketua DPC PKB Nganjuk Akan Muncul di Muscab
Ada juga pembayaran mesin ATM Samsat QRIS khusus untuk membayar pajak kendaraan bermotor di kantor pelayanan pajak daerah Bapenda Tulungagung, sebelah barat Kantor Pemkab Tulungagung.
Masyarakat tinggal memasukkan data kendaraan bermotor, nantinya akan keluar nilai pajak yang harus dibayar dan kode QRIS.
Kode QRIS ini yang digunakan untuk membayar tagihan pajak ini lewat aplikasi dompet digital yang dimiliki.
“Tahun depan kami akan tambah 1 mesin ATM QRIS. Kami masih diskusikan dengan Bapenda Tulungagung, di mana lokasinya nanti,” tutur Yudha.
Yudha sendiri mengusulkan mesin ATM QRIS ini dipasang di daerah pinggiran untuk memudahkan layanan pembayaran pajak kendaraan.
Berita terbaru kabupaten Tulungagung
ATM Samsat QRIS
Samsat Digital Nasional
pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor
pajak kendaraan bermotor
Pembayaran pajak daring
UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Tulungagung
Kabupaten Tulungagung
tribunmataraman.com
Shopee
Samsat Tulungagung
| Dinkes Tulungagung Mulai Vaksin Calon Jemaah Haji, Ada Empat Jenis Diberikan |
|
|---|
| Bawa Kabur Motor Warga Kedungwaru, Pemuda Asal Surabaya Masuk Rutan Polres Tulungagung |
|
|---|
| UPT Pengelolaan Pendapatan Tulungagung Juga Ikut WFH, Kecuali Pimpinan dan Bagian Pelayanan |
|
|---|
| Dinkes Tulungagung Gelar Imunisasi Campak, Merespons Angka Suspect Tinggi |
|
|---|
| Dinkes Tulungagung Evakuasi ODGJ ke RSJ Karena Serang Adik Kandungnya Dengan Senjata Tajam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Pembayaran-pajak-kendaraan-online-di-tulungagung.jpg)