Minggu, 12 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

40 Persen Warga Tulungagung Pilih Bayar Pajak Kendaraan Secara Daring

40 persen warga Kabupaten Tulungagung memilih membayar pajak kendaraan bermotor lewat fasilitas daring (online)

Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsat Tulungagung
ATM SAMSAT QRIS - Fasilitas ATM Samsat QRIS untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor yang  ada di Kantor Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur untuk memudahkan masyarakat. Sebanyak 40 persen warga Kabupaten Tulungagung memanfaatkan berbagai kanal pembayaran pajak kendaraan bermotor secara daring. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - 40 persen warga Kabupaten Tulungagung memilih membayar pajak kendaraan bermotor lewat fasilitas daring (online).

Hal ini diketahui dari data pembayaran pajak tahun 2025, di UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Tulungagung, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur.

Data 2025, jumlah kendaraan bermotor  475.642 unit dengan potensi pendapatan Rp 106,239 miliar.

Dari jumlah kendaraan bermotor itu,  415.011 unit yang membayar pajak, atau sekitar 87 persen.

 “Data pembayaran pajak kendaraan bermotor tahun 2025, hampir 40 persen memilih secara daring,” jelas Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Tulungagung, Bapenda Jawa Timur, Gemilang Yudha.

Lanjut Yudha, banyak kanal yang bisa dimanfaatkan untuk membayar pajak kendaraan bermotor secara daring.

Salah satu yang umum dikenal adalah Samsat Digital Nasional (Signal).

Kemudian ada e-Samsat Jatim, mobile banking Bank Jatim, Tokopedia, dan aplikasi e-wallet (dompet digital) seperti LinkAja, serta Go-Pay.

Selain itu pembayaran bisa memanfaatkan gerai Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Kantor Pos, Samsat BUMDes, dan koperasi.  

“Kami menjalin kerja sama dengan BUMDes dan koperasi yang membuka layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Layanan ini juga banyak diakses warga,” sambungnya.

Baca juga: Nama Calon Ketua DPC PKB Nganjuk Akan Muncul di Muscab

Ada juga pembayaran mesin ATM Samsat QRIS khusus untuk membayar pajak kendaraan bermotor di kantor pelayanan pajak daerah Bapenda Tulungagung, sebelah barat Kantor Pemkab Tulungagung.

Masyarakat tinggal memasukkan data kendaraan bermotor, nantinya akan keluar nilai pajak yang harus dibayar dan kode QRIS.

Kode QRIS ini yang digunakan untuk membayar tagihan pajak ini lewat aplikasi dompet digital yang dimiliki.

“Tahun depan kami akan tambah 1 mesin ATM QRIS. Kami masih diskusikan dengan Bapenda Tulungagung, di mana lokasinya nanti,” tutur Yudha.

Yudha sendiri mengusulkan mesin ATM QRIS ini dipasang di daerah pinggiran untuk memudahkan layanan pembayaran pajak kendaraan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved