Selasa, 7 April 2026

Pembangunan Tol di Jawa Timur

Update Dibangun 2026! Daftar 43 Desa Terdampak Proyek Tol Kepanjen–Tulungagung

Pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan Proyek Strategis Nasional (PSN) tol Kepanjen–Tulungagung, initp 43 desa yang digusur.

Editor: faridmukarrom
Istimewa/BPJT
Pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan Proyek Strategis Nasional (PSN) tol Kepanjen–Tulungagung, initp 43 desa yang digusur. 

Ringkasan Berita:
  • Tol Kepanjen–Tulungagung masuk Proyek Strategis Nasional dan membentang dari Malang hingga Tulungagung
  • Sebanyak 43 desa di tujuh kecamatan Tulungagung terdampak. 
  • Proyek masih tahap penyiapan dan diharapkan memperkuat konektivitas serta mendorong ekonomi selatan Jawa Timur.

TRIBUNMATARAMAN.COM | TULUNGAGUNG - Pemerintah pusat menyiapkan pembangunan Tol Kepanjen–Tulungagung yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Ruas ini diproyeksikan memperkuat konektivitas kawasan selatan Jawa Timur sekaligus menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi regional.

Proyek yang juga dikenal sebagai Tol Agungblijen tersebut dirancang membentang dari Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, melintasi wilayah Kabupaten Blitar, hingga berakhir di Kabupaten Tulungagung.

Selama ini, jalur selatan Jawa Timur masih bergantung pada jalan nasional non-tol. Kondisi tersebut kerap memicu kemacetan dan waktu tempuh yang relatif panjang, terutama pada jam sibuk dan musim liburan. Kehadiran jalan tol diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa.

Baca juga: Jadwal Terbaru Persebaya Surabaya vs Persib Bandung Super League Indonesia Live Indosiar

Membentang dari Malang hingga Tulungagung

Ruas tol ini akan menjadi bagian penting dari jaringan transportasi strategis di selatan provinsi. Koridor Kepanjen–Blitar–Tulungagung dinilai memiliki potensi besar, baik dari sektor industri, pertanian, hingga pariwisata.

Dengan konektivitas yang lebih baik, akses menuju sentra produksi dan destinasi wisata di wilayah selatan Jawa Timur diperkirakan semakin terbuka. Hal ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

43 Desa di Tulungagung Terdampak

Di Kabupaten Tulungagung, proyek ini diproyeksikan memberi dampak cukup luas. Berdasarkan rencana awal, sedikitnya 43 desa akan dilintasi trase tol yang mencakup tujuh kecamatan.

Tujuh kecamatan tersebut meliputi Rejotangan, Ngunut, Sumbergempol, Kedungwaru, Tulungagung (Kota), Boyolangu, dan Gondang. Ribuan warga di wilayah tersebut nantinya berada di jalur strategis baru yang diperkirakan menjadi salah satu urat nadi transportasi regional.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini mulai melakukan tahapan awal, seperti sosialisasi kepada masyarakat, pendataan lahan terdampak, hingga penyesuaian rencana tata ruang.

Masih Tahap Penyiapan

Hingga kini, pembangunan Tol Kepanjen–Tulungagung masih berada dalam tahap penyiapan. Penentuan trase final, pemetaan detail desa terdampak, serta kajian teknis dan lingkungan masih terus dilakukan.

Keputusan akhir terkait jalur definitif akan mempertimbangkan aspek teknis, sosial, dan lingkungan agar pembangunan berjalan efektif sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, tol ini diharapkan menjadi tulang punggung baru konektivitas selatan Jawa Timur serta membuka peluang investasi yang lebih luas di kawasan tersebut.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved