Senin, 8 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Menu MBG Diduga Menyebabkan Keracunan di Bungur Tulungagung Ternyata Sudah Ditarik

Menu makan bergizi gratis yang dikonsumsi oleh siswa SDN 0 Bungur Kabupaten Tulungagung, tidak layak konsumsi

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
SAMPEL MBG - Petugas INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung mengambil sampel menu MBG yang ditarik oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bungur 04 di Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (10/2/2026). Ada 24 siswa SDN 03 Bungur yang keracunan diduga usai menyantap menu MBG yang diproduksi SPPG ini.  

Ringkasan Berita:
  • Menu makan bergizi gratis (MBG) yang dikonsumsi oleh siswa SDN 0 Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, tidak layak konsumsi.
  • Hal ini disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Tulungagung, dr Aris Setiawan.
  •  24 siswa SDN 03 Bungur mengalami gejala keracunan, diduga setelah mengonsumsi menu MBG, Selasa (10/2/2026)

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Menu makan bergizi gratis (MBG) yang dikonsumsi oleh siswa SDN 0 Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, tidak layak konsumsi.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Tulungagung, dr Aris Setiawan.

 24 siswa SDN 03 Bungur mengalami gejala keracunan, diduga setelah mengonsumsi menu MBG, Selasa (10/2/2026).

Para siswa sebelumnya makan menu nasi putih, oseng-oseng kacang panjang, tahu, ayam suwir bumbu kuning, dan buah kurma.

Menurut Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Tulungagung, dr Aris Setiawan, menu ini sebenarnya sudah diketahui tidak layak konsumsi.

“Sebelum dikonsumsi kan ada pihak penerima manfaat yang melakukan uji organoleptik, seperti aroma tekstur. Dicurigai ada yang tidak layak dikonsumsi,” jelas Aris.

Bagian yang tidak layak konsumsi ini diduga pada daging ayam suwir.

Temuan ini disampaikan ke pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bungur 04 yang memproduksi MBG ini.

Pihak SPPG langsung mengambil tindakan dengan menarik semua makanan yang sudah dibagikan.

“Pihak SPPG sebenarnya sejak awal proaktif. Saat ada kecurigaan menu yang tidak layak konsumsi, mereka langsung tarik,” ungkap Aris.

SPPG ini memproduksi sekitar 2.200 menu MBG

Penanggung jawab SPPG lebih dulu minta kepada sekolah dan Posyandu untuk tidak mengonsumsi menu yang terlanjur dibagikan.

Namun ternyata menu ini terlanjur dikonsumsi di SDN 03 Bungur.

“Ada grup PIC SPPG dengan lembaga penerima MBG untuk komunikasi. Tapi sudah terlanjur dikonsumsi,” tegas Aris.

Para siswa mengalami gejala mual, muntah, pusing dan lemas.

Baca juga: Cegah Stunting Lewat Olahan Pangan Sehat, Disdagin Kediri Gandeng PKK dan TNI di TMMD ke-127

Dinas Kesehatan bersama INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung telah mengambil sampel untuk diuji di laboratorium.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved