Selasa, 9 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

24 Siswa SDN 03 Bungur Tulungagung Keracunan, Diduga Usai Santap Menu MBG

Sejumlah 24 siswa SDN 03 Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung dilarikan ke Puskesmas Karangrejo karena gejala keracunan

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
Sejumlah 24 siswa SDN 03 Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung dilarikan ke Puskesmas Karangrejo karena gejala keracunan, Selasa (10/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah 24 siswa SDN 03 Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung dilarikan ke Puskesmas Karangrejo karena gejala keracunan, Selasa (10/2/2026).
  • Sebelum mengalami gejalan keracunan, para siswa ini sebelumnya mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Menu utama yang mereka santap adalah ayam suwir bumbu kuning

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Sejumlah 24 siswa SDN 03 Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung dilarikan ke Puskesmas Karangrejo karena gejala keracunan, Selasa (10/2/2026).

Sebelum mengalami gejalan keracunan, para siswa ini sebelumnya mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menu utama yang mereka santap adalah ayam suwir bumbu kuning. 

Kepala SDN 03 Bungur, Andri Susanto, mengatakan seperti biasa, MBG tiba di sekolah pukul 07.30 WIB.

"Saya minta MBG langsung dimakan pagi, khawatir jika dimakan istirahat sudah basi," ujarnya.

Berselang 20-30 menit sejak mengonsumsi MBG, sejumlah anak mulai merasakan keracunan, seperti mual, muntah dan pusing.

Gejala ini dialami anak-anak di tengah proses belajar mengajar.

Andri mengaku tidak mau menanggung risiko, langsung membawa siswa yang mengalami gejala ke Puskesmas Karangrejo.

"Saya  kontak Puskesmas Karangrejo, langsung direspons. Puskesmas siap menangani," ucapnya.

Baca juga: Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu, Wali Kota Kediri Pantau Kebutuhan Pokok di Pasar Pahing

Total ada 24 siswa yang akhirnya dibawa ke Puskesmas Karangrejo dengan gejala keracunan.

Mereka yang terbanyak dari kelas 5 dan kelas 6.

Andri mengatakan, sebenarnya para guru juga mengonsumsi MBG itu dan tidak ada masalah.

Namun para siswa mengaku, daging ayam dan sayur kacang panjang tercium tidak sedap.

Daging ayam suwir dan sayur kacang itu diduga sudah basi.

"Namanya anak-anak, mereka tetap makan karena tidak tahu membedakan makanan basi," jelas Andri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved