Selasa, 14 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Truk Tangki Terguling di JLS Tulungagung Milik Perusahaan Pernah Terjerat Kasus Solar Ilegal

Satreskrim Polres Tulungagung masih menyelidiki truk tangki berisi solar terguling di Jalur Lintas Selatan Desa/Kecamatan Besuki, Tulungagung

Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
SAMPEL SOLAR - Personel Satreskrim Polres Tulungagung mengamankan sampel solar dari truk tangki yang terguling di Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (28/11/2025) lalu. Truk tangki yang menggunakan plat nomor palsu ini dicurigai membawa solar bersubsidi 

Ringkasan Berita:
  • Satreskrim Polres Tulungagung masih menyelidiki truk tangki berisi solar yang terguling di Jalur Lintas Selatan Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung
  • Dari pelacakan plat nomor asli diketahui, mobil ini dimiliki oleh PT Barokah Putra Ibu dari Desa Babadan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung.
  • Nama PT Barokah Putra Ibu sempat mencuat saat pengungkapan kasus penyalahgunaan solar bersubsidi yang diungkap Polres Jombang, pada akhir 2024 silam

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Satreskrim Polres Tulungagung masih menyelidiki truk tangki berisi solar yang terguling di Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jumat (28/11/2025) lalu.

Sampai saat ini sopir truk dengan nomor polisi AG 9462 UT masih kabur dan belum ditemukan.

Belakangan diketahui, plat nomor itu ternyata palsu sementara nomor polisi yang asli adalah AG 9642 UT.

Dari pelacakan plat nomor asli diketahui, mobil ini dimiliki oleh PT Barokah Putra Ibu dari Desa Babadan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung.

Nama PT Barokah Putra Ibu sempat mencuat saat pengungkapan kasus penyalahgunaan solar bersubsidi yang diungkap Polres Jombang, pada akhir 2024 silam.

Saat itu polisi dari Polres Jombang menggerebek sebuah gudang penimbunan gudang  penimbunan solar bersubsidi ini di Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Gudang milik Komarudin ini  sebelumnya disebut tempat penimbunan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun).

Saat penggerebekan, polisi Polres Jombang menemukan 3 mobil box yang sudah dimodifikasi untuk pembelian solar bersubsidi.

Selain itu ada sejumlah plat nomor palsu yang dipakai di kendaraan-kendaraan itu untuk mengelabuhi aparat.

Kendaraan modifikasi ini bisa mendapatkan solar bersubsidi 8.000 liter per hari.

Sejumlah wartawan sempat mengambil sampel solar dari truk tangki yang terguling di JLS Tulungagung.

Baca juga: Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Ngancar Kediri, Belasan Bangunan Terdampak

Dari perbandingan fisik dengan pembanding produk solar di display SPBU Tanggulkundung, sampel sangat mirip dengan Biosolar.

Dari warga, Biosolar paling kuning dibanding produk Dexlite dan Pertamina Dex.

Biosolar adalah produk solar dari Pertamina yang termasuk BBM bersubsidi pemerintah.

Polres Tulungagung juga mengambil sampel solar ini untuk diuji di laboratorium.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved