Jumat, 12 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Pedagang Trenggalek Dapat Dropping 1.500 Liter Minyak Stabilkan Harga Pasar

Pedagang Trenggalek Dapat Dropping 1.500 Liter Minyak Stabilkan Harga Pasar

Tayang:
Penulis: Madchan Jazuli | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Madchan Jazuli
PASOKAN MINYAK - Kondisi dropping Minyakita oleh Bulog dan Diskomidag di Pasar Basah Trenggalek untuk menstabilkan harga pasaran, Senin (8/6/2026). 

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Trenggalek bersama Bulog Tulungagung mendistribusikan 1.500 liter Minyakita. Pendistribusian tersebut sebagai upaya untuk menstabilkan harga di pasaran.

Kepala Dinas Komidag Trenggalek, Saniran menerangkan dropping ini dalam rangka rutinitas, menjaga stabilitas stabilitasi harga dan pasokan untuk pemenuhan kebutuhan minyakkita di Kabupaten Trenggalek.

"Total sekarang yang didrop sebanyak 125 karton masing-masing isi 12 liter. Ya diperuntukkan untuk pedagang Pasar Basah ini sebanyak 25 karton," ujar Saniran kepada awak media, Senin (8/6/2026).

Ia mengaku prasyarat penerima ini tidak sembarang pedagang. Melainkan pedagang yang sudah tercatat.

Baca juga: 19 Merek Rokok Ilegal Ditemukan di Kediri, Total 3.412 Batang Disita Petugas

Yaitu pedagang yang sudah mendaftar lebih lama dan pastinya sudah punya Nomor Induk Berusaha (NIB).

Saniran menambahkan ketentuan bagi pedagang adalah tidak boleh menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Serta pedagang tidak boleh menjual kepada pedagang yang lain.

"Pedagang ini adalah pengecer. HET-nya Rp 15.700. Dari Bulog menjual kepada pedagang Rp 14.500. Jadi ada ring profit yang diterima oleh pedagang masing-masing Rp 1.200," ulasnya.

Pria berkacamata ini menambahkan ketika sudah mendapat profit selisih harga antara yang dibayar ke Bulog dengan yang harus dijual HET. Maka pedagang dilarang untuk menjual di atas HET.

"Pedagang dilarang juga menjual kepada pedagang yang lain. Ada sanksi nanti ketika ada temuan menjual tidak sesuai ketentuan, maka akan dicabut izin atau pendistribusian kepada yang bersangkutan," ujarnya.

Ditanya kondisi harga dan kebutuhan, Saniran menerangkan di pasaran dipastikan aman. Karena setiap ada potensi kekurangan Pemkab dan Bulog selalu merespon cepat.

"Kita sudah komunikasi dengan Bulog dan Bulog respon banget senantiasa memberikan atensi khususnya di Trenggalek alhamdulillah. Terima kasih," tandasnya.

Sementara, Perum Bulog Cabang Tulungagung memastikan persediaan dan rantai pasok minyak goreng subsidi merek Minyakita di wilayah kerjanya aman hingga akhir tahun.

Guna mengantisipasi kekosongan stok di tingkat pedagang, Bulog intensif melakukan koordinasi dan siap menggelontorkan pasokan tambahan (dropping) ke titik-titik yang membutuhkan.

Wakil Pemimpin Cabang Bulog Tulungagung, Siti Nur Hidayati, menjelaskan wilayah kerja mereka mencakup empat kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar.

Sesuai penugasan khusus dari pemerintah, seluruh rantai pasok di wilayah-wilayah tersebut dipastikan berjalan lancar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved