Rabu, 3 Juni 2026

Idul Adha 2026

Disnakkan Pastikan Sapi Kurban Presiden Prabowo Laik Sembelih di Trenggalek 

Disnakkan Pastikan Sapi Kurban Banpres Prabowo Laik Sembelih di Trenggalek 

Tayang:
Penulis: Madchan Jazuli | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Madchan Jazuli
SAPI BANPRES - Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek memastikan kondisi sapi untuk bantuan presiden laik sembelih dengan bobot 1,037 ton milik peternak Desa Pogalan, Senin (25/5/2026). 

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Trenggalek memastikan sapi bantuan presiden (Banpres) laik untuk disembelih pada momentum Hari Raya Idul Adha 2026.

Sapi tersebut milik salah satu peternak asal Desa/Kecamatan Pogalan Trenggalek. Rombongan dari Disnakkan mengecek langsung kondisi sapi tersebut pada Senin (25/5/2026) siang.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek, Ir Muyono Piranata menjelaskan kedatangan rombongan dari Disnakkan untuk mengecek kondisi hewan ternak sapi sebelum diserahkan ke masyarakat.

Muyono mengatakan bersama dua dokter hewan hari ini untuk membantu dirinya memeriksa sapi tersebut. Bagaimana kelayakan kesehatan sapi yang dibeli oleh Setpres Presiden senilai Rp 98 juta.

"Tadi kami sudah melakukan pengawasan pemeriksaan dengan dokter hewan Ibu Ririn dan dokter hewan Pak Adi dinyatakan sehat," ujar Muyono kepada awak media.

Baca juga: Harga Telur Anjlok, Peternak di Kabupaten Blitar Merugi Rp 800 Ribu/Hari

Dikatakannya, tim dokter sudah mengecek ciri-ciri fisik, mulai dari rongga hidung, dari mulutnya, lidah, dan mata sapi tersebut normal.

"Terus postur tubuhnya ini juga normal, bagus, mulus. Dia bisa berdiri tegak, tidak pincang dan sebagainya. Terus kotorannya dia juga tidak ada darah sehingga kami menyatakan sehat," bebernya.

Muyono menegaskan bahwa sapi milik Santo, Desa Pogalan Trenggalek ini dinyatakan sehat dan layak untuk di kurbankan. Kemudian siap di distribusikan untuk kurban hari Kamis tanggal 28 Mei 2026 atau h+2.

"Ini nanti akan diserahkan ke Takmir Masjid Ngelo Desa Sukorame. Dimana bobot sapi ini 1 ton 37 kilogram jenisnya simental umurnya sudah 4 tahun," ulasnya.

Sementara, Kabid Perbibitan, Pakan Dan Produksi Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Yoyon Hariyanto mengatakan awal mula penentuan sapi untuk Banpres ini melalui penjaringan.

Tim dari Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek menggali informasi-informasi kemudian terjun langsung di lapangan.

"Lalu beberapa kita datangi ternyata yang sekitar 800 up itu hanya ada 2 ekor sapi," ujar Yoyon.

Yoyon menambahkan kedua sapi yang masuk penjaringan melalui proses timbang.
Ternyata sapi milik Mujadi alias Jadi asal Desa/Kecamatan Pogalan Trenggalek yang tertinggi.

Sapi milik Mujadi memiliki berat 1 ton lebih sedikit. Sedangkan yang kedua hanya 900 kilogram lebih dari penjaringan tersebut.

"Kita usulkan ke Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan ditanya mintanya berapa. Dia minta harga 98 juta," tambahnya.

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved