Idul Adha 2026
Sapi Lokal hingga Bebas PMK Jadi Kriteria Sapi Kurban Presiden Prabowo
Sapi Lokal hingga Bebas PMK Jadi Syarat Masuk Kriteria Sapi Kurban Banpres Prabowo
Penulis: Madchan Jazuli | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Proses pemilihan sapi untuk bantuan presiden (Banpres) hewan kurban di Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Peternakan melakukan penyaringan.
Selain memiliki berat maksimal, juga harus terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Serta merupakan sapi peranakan lokal asli Trenggalek.
Kabid Perbibitan, Pakan dan Produksi Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Yoyon Hariyanto mengatakan awal mula adalah melalui penjaringan. Tim dari Dinas Peternakan Trenggalek menggali informasi-informasi kemudian terjun langsung di lapangan.
"Lalu beberapa kita datangi ternyata yang sekitar 800 up itu hanya ada 2 ekor sapi," ujar Yoyon kepada TribunMataraman.com, Jum'at (22/5/2026).
Baca juga: Kejari Nganjuk Geledah Kantor Bappeda, Sita 47 Dokumen yang Jadi Alat Bukti Dugaan Korupsi
Yoyon menambahkan kedua sapi yang masuk penjaringan melalui proses timbang.
Ternyata sapi milik Mujadi alias Jadi asal Desa/Kecamatan Pogalan Trenggalek yang tertinggi.
Sapi milik Mujadi memiliki berat 1 ton lebih sedikit. Sedangkan yang kedua hanya 900 kilogram lebih dari penjaringan tersebut.
"Kita usulkan ke Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan ditanya mintanya berapa. Dia minta harga 98 juta," tambahnya.
Menurut Yoyon, sapi tersebut sudah dinego jauh-jauh hari langsung dari sekretariat presiden melalui sambungan telepon. Kemudian terjadi kesepakatan harga Rp 98 juta.
Ia mengaku untuk proses pengiriman, sapi itu akan disembelih di salah satu Masjid di Desa Sukorame Kecamatan Gandusari.
Sementara untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di hari kedua, yaitu tanggal 28 Mei 2026 atau hari Kamis.
"Jadi nanti yang mengirim adalah dari yang punya ternak tersebut," akuinya.
Ia mengaku selain hewan tersebut berasal dari Kabupaten Trenggalek dipelihara, juga harus memiliki bobot yang lumayan.
Kemudian secara umur juga sehat, seeta sudah divaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Serta sudah dikeluarkan surat keterangan kesehatan hewan dari bidang keswan Disnak Trenggalek, Bu Ririn," tandasnya.
Terpisah, Mujadi atau yang kerap disapa Jadul ini menerangkan, mendapatkan sapi tersebut dari sebelah desa. Yaitu tepat sapi tersebut di usia dua setengah tahun.
Baca juga: Polres Tulungagung Tetapkan Tersangka Pengedar Pupuk Palsu Merek Phoska
| Sapi Pak Jadul Seberat 1,037 Ton Dibeli Presiden Prabowo untuk Idul Adha 2026 di Trenggalek |
|
|---|
| Harga Hewan Kurban di Tulungagung Melejit Sapi Naik Rp 2 Juta dan Kambing Jumbo Naik Rp 300.000 |
|
|---|
| Hewan Ternak Asal Tulungagung Jadi Primadona, Diburu Pembeli Luar Kota Karena Jaminan Vaksinasi PMK |
|
|---|
| Presiden Prabowo Berburu Sapi Kurban di Tulungagung, Pemkab Sodorkan 3 Opsi untuk Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Pasar Hewan Tertek Diserbu Pedagang Luar Daerah, Lalu Lintas Sapi di Kediri Naik Jelang Idul Adha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Sapi-milik-peternak-Mujadi-alias-Jadul-asal-DesaKecamatan-Pogalan-Trenggalek-Jumat-2252026.jpg)