Jumat, 8 Mei 2026

Kebakaran di Trenggalek

Rumah Kosong Terbakar di Trenggalek, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran melanda rumah milik di Dusun Cari RT 09 RW 03, Desa Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: Sri Wahyuni
Istimewa/Damkar Trenggalek
Petugas Pemadam Kebakaran memadamkan api di rumah warga Desa Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (20/2/2026). Kebakaran diduga dipicu akibat korsleting listrik. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda rumah milik di Dusun Cari RT 09 RW 03, Desa Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Jumat (20/2/2026) siang.
  • Api mengamuk di rumah Kasiyanto pada pukul 12.02 WIB.
  • Api membakar atap Kasiyanto hingga membuat atap rumah tersebut roboh

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Kebakaran melanda rumah milik di Dusun Cari RT 09 RW 03, Desa Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Jumat (20/2/2026) siang.

Api mengamuk di rumah Kasiyanto pada pukul 12.02 WIB.

Api membakar atap Kasiyanto hingga membuat atap rumah tersebut roboh.

"Kebakaran diduga dipicu korsleting pada panel listrik di lantai dua rumah," kata Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Habib Solehudin, Jumat (20/2/2026).

Saat kebakaran terjadi, rumah tersebut dalam kondisi kosong.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang tetangga korban, Aldi, yang melihat kobaran api di bagian atas rumah lantai dua milik Kasiyanto. 

"Saksi segera berteriak meminta tolong warga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya," jelasnya.

Baca juga: Pemilik Toko Emas Semar Menetap di Surabaya, Ke Nganjuk Tiga Bulan Sekali

Karena api tak kunjung padam dan justru membesar, saksi berinisiatif untuk menghubungi pemadam kebakaran.

Menerima laporan tersebut sebanyak 15 personel dikerahkan dengan dukungan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil water supplier.

"Begitu tiba, personel langsung melakukan penyemprotan ke area yang belum terbakar untuk mencegah api meluas. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pukul 13.33 WIB," jelas Habib.

Petugas sempat menyisir puing-puing bangunan, memastikan tidak ada titik api tersisa, sementara air terus disemprotkan untuk proses pendinginan.

"Total air yang digunakan mencapai 20.000 liter," lanjutnya.

Habib memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan lebih dari Rp100 juta.

"Meski demikian, aset senilai lebih dari Rp 200 juta berhasil diselamatkan," pungkasnya.

(Sofyan Arif Candra/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved