Selasa, 5 Mei 2026

Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Ketua DPRD Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua KONI Trenggalek

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua KONI Trenggalek lewat Musorkablub

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: Sri Wahyuni
tribunmataraman.com/Sofyan Arif Candra
Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi mendaftar sebagai Ketua KONI Trenggalek, Sabtu (24/1/2026). Doding menjadi orang pertama yang mendaftar dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Trenggalek. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub), Sabtu (24/1/2026).

Doding menjadi pendaftar pertama dalam pemilihan Ketua KONI Trenggalek sisa masa jabatan 2024-2028. 

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku maju setelah menerima banyak aspirasi dari pengurus cabang olahraga (Cabor) yang menyoroti minimnya prestasi olahraga Trenggalek, khususnya pada Porprov Jatim IX 2025, di mana Trenggalek berada di papan bawah klasemen.

"Aspirasi teman-teman cabor karena hasil Porprov kemarin kita berada di posisi bawah. Mereka berharap ada peningkatan prestasi pada Porprov 2027 mendatang," ujar Doding.

Menurutnya, waktu menuju Porprov 2027 terbilang sangat singkat, sementara KONI Trenggalek hingga kini belum memiliki ketua definitif. 

Kondisi tersebut, kata Doding, menuntut adanya langkah strategis dan taktis agar pembinaan atlet bisa segera dilakukan secara terarah.

"Tidak ada pilihan lain, kita harus bergerak cepat agar prestasi olahraga Trenggalek di Porprov 2027 bisa meningkat," lanjutnya.

Baca juga: Pembebasan Lahan Proyek JLS di Kabupaten Blitar Kurang 2 Bidang, DPUPR Alokasikan Rp 2 Miliar

Sebagai syarat pendaftaran, Doding mengklaim telah mengantongi dukungan dari sejumlah pengurus cabang olahraga di Trenggalek.

Ia juga memaparkan lima fokus utama yang menjadi gagasannya jika dipercaya memimpin KONI Trenggalek

Pertama, peningkatan kualitas dan kuantitas atlet. Kedua, peningkatan kualitas pelatih. Ketiga, pembenahan sarana dan prasarana olahraga yang dinilai masih jauh dari standar nasional.

"Fasilitas kita masih sangat terbatas. Lapangan sepak bola belum standar, fasilitas basket belum memadai, GOR Gajah Putih belum optimal, kolam renang juga belum ada," jelasnya.

Keempat, Doding menekankan pentingnya perbaikan tata kelola KONI, terutama dalam aspek akuntabilitas dan manajemen organisasi. Kelima, penguatan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan olahraga bisa berjalan berkelanjutan.

Doding mengakui tantangan besar yang dihadapi KONI Trenggalek saat ini adalah keterbatasan waktu dan anggaran. 

Ia menyebut, penyusunan grand design pembinaan olahraga harus segera dituntaskan sebelum Musrenbang RKPD yang berlangsung hingga Maret 2026, karena akan menjadi dasar penganggaran tahun 2027.

"Kalau kita salah langkah di Februari dan Maret ini, peluang meningkatkan prestasi di Porprov 2027 bisa hilang," tegas Doding.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved