Selasa, 9 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Mitigasi Hidrometeorologi, BPBD Trenggalek Bersihkan Material Bambu dari Kolong Jembatan Plengkung 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek membersihkan sampah material bambu di bawah Jembatan Plengkung

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: Sri Wahyuni
Istimewa/BPBD Trenggalek
BPBD Trenggalek bersama warga Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek membersihkan Barongan Bambu di Jembatan Plengkung Desa Bendorejo, Kamis (18/12/2025). Aksi bersih sungai tersebut dilakukan dalam rangka mitigasi bencana hidrometeorologi. 
Ringkasan Berita:
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek membersihkan sampah material bambu di bawah Jembatan Plengkung, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Kamis (18/12/2025).
  • Langkah tersebut dilakukan BPBD sebagai upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di tengah cuaca ekstrem yang terjadi di Bumi Menak Sopal

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek membersihkan sampah material bambu di bawah Jembatan Plengkung, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Kamis (18/12/2025).

Langkah tersebut dilakukan BPBD sebagai upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di tengah cuaca ekstrem yang terjadi di Bumi Menak Sopal.

"Dengan tema 'sungaiku resik, rezekiku apik', bersama seluruh elemen warga masyarakat kita kerja sama dengan Jasa Tirta I untuk membersihkan barongan ori di Jembatan Plengkung," kata Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi, Kamis (18/12/2025).

Triadi menyebutkan, hasil prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan ancaman cuaca ekstrem di Kabupaten Trenggalek masih akan terjadi hingga awal tahun 2026.

"Kalau volume air sungai meningkat paling tidak barongan ori sudah bersih, sehingga bisa mencegah terjadinya luapan air sungai," lanjutnya.

Triadi mengakui sepanjang Sungai Bagong, Ngasinan, hingga Sungai Tawing banyak tiang jembatan yang bisa menjadi media sarang sampah terutama material bambu yang butuh segera diangkat.

"Kemarin kita melaksanakan susur sungai memang ada beberapa jembatan terlebih lagi yang menghubungkan jalan nasional agar segera dibersihkan, kita akan berkoordinasi lagi dengan pihak terkait agar bersih-bersih sungai ini bisa segera dilaksanakan kembali," terang Triadi.

Baca juga: Bupati Kediri Mas Dhito Prioritaskan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Selain bersih sungai, ASN (Aparatur Sipil Negara) Kabupaten Trenggalek juga melakukan penanaman Rumput Vetiver di bantaran Sungai Ngasinan, Kelurahan Kelutan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

"Tujuannya untuk menambah kekuatan tanggul sungai di Kelutan. Melihat jenisnya, akar rumput tersebut cukup kuat untuk menahan tanggul agar tidak terjadi longsor atau abrasi," pungkasnya.

(Sofyan Arif Candra/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved