Jumat, 29 Mei 2026

Pesta Bola 2026

Semarak Piala Dunia 2026 Mulai Terasa, Eks Pelatih Persik Kediri Jagokan Jerman

Semarak Piala Dunia 2026 Mulai Terasa, Eks Pelatih Persik Kediri Jagokan Jerman hingga Kagumi Filosofi Guardiola

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Isya Anshori
SEMANGAT - Budiardjo Thalib (kaos putih) saat bersama Inter Kediri tahun 2025 lalu.  

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Atmosfer menyambut gelaran Piala Dunia 2026 mulai terasa di kalangan pecinta sepak bola, termasuk di Kediri. Turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Juni 2026 dan akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Antusiasme menyambut Piala Dunia juga datang dari mantan pelatih Inter Kediri sekaligus sosok yang pernah membawa Persik Kediri menjuarai Liga 2 musim 2019, Budiardjo Thalib.

Pelatih berpengalaman tersebut mengaku masih menjagokan Timnas Jerman sebagai salah satu kekuatan besar di sepak bola dunia. Menurutnya, karakter permainan Jerman masih sesuai dengan filosofi sepak bola yang selama ini ia sukai.

"Tipikal Jerman sesuai dengan karakter filosofi sepak bola saya juga, main dari kaki ke kaki," kata Budiardjo saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Baca juga: Kabar Gembira, Bakal Ada Nobar Piala Dunia 2026 di Kabupaten Trenggalek 

Menurutnya, kekuatan utama Jerman terletak pada disiplin permainan dan pertahanan yang solid. Ia menilai tim berjuluk Der Panzer itu selalu memiliki karakter kuat dalam duel satu lawan satu di lapangan.

"Mereka juga pada saat diserang pertahanan sangat kuat dalam satu lawan satu," imbuhnya.

Meski mengaku tidak terlalu mengikuti perkembangan seluruh pemain Jerman saat ini, Budiardjo tetap mengamati sejumlah pemain top Eropa yang tampil konsisten di level klub maupun tim nasional.

Ia bahkan menyebut masih mengagumi salah satu pemain Timnas Spanyol yang bermain untuk Barcelona, yakni Alejandro Balde.

"Kalau pemain German sekarang saya kurang monitor, tapi kalau sekarang ini saya masih fans sama satu pemain dari Spanyol," ucapnya.

Selain berbicara mengenai pemain favorit, Budiardjo juga mengungkapkan filosofi melatih yang menjadi inspirasinya dalam membangun tim sepak bola.

Menurutnya, gaya permainan modern yang diterapkan pelatih Manchester City Pep Guardiola menjadi salah satu referensi penting dalam dunia kepelatihan saat ini.

"Pada prinsipnya saya inspirasi pelatih itu sekarang Guardiola, kenapa? karena dia main juga dalam marking yang kuat, pertahanan yang kuat dan counter attack yang sangat bagus dalam membuat hasil gol," jelasnya.

Budiardjo menilai keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan kualitas menyerang, tetapi juga organisasi permainan dan kedisiplinan bertahan.

Karena itu, ia masih menempatkan Jerman sebagai salah satu tim favorit dalam setiap gelaran Piala Dunia. Menurutnya, secara historis Jerman selalu tampil konsisten hingga babak-babak akhir turnamen.

"Piala dunia dari tahun ke tahun saya tetap Jerman ya karena tim yang memang betul-betul kuat dan selalu tembus ke semifinal," ujarnya.

Baca juga: Cara Nonton Live Streaming Singapore Open 2026 Alwi Farhan vs Kodai Naraoka

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved